Shahih oleh Al-Albani
Bab Berbaring Setelahnya
Dari Aisyah, Ummul Mu'minin: Ketika Nabi (ﷺ) shalat dua raka'at fajar, jika saya tidur, beliau berbaring; jika saya terjaga, beliau berbicara kepada saya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Aisyah, Ummul Mu'minin: Ketika Nabi (ﷺ) shalat dua raka'at fajar, jika saya tidur, beliau berbaring; jika saya terjaga, beliau berbicara kepada saya.
Shahih oleh Darussalam
Ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah shalat Fajr, beliau duduk di tempat shalatnya hingga matahari terbit.
Shahih
Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa shalat dua raka'at ringan sebelum shalat fajar setelah jelas fajar, kemudian beliau berbaring di sisi kanan sampai Mu'adh-dhin datang untuk mengumandangkan Iqamah."
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat sebelas raka'at, mengucapkan salam di akhir setiap dua raka'at dan mengerjakan witir dengan satu raka'at. Selama itu, beliau berlama-lama dalam sujudnya, kira-kira selama seseorang membaca lim
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat dhuhur pada hari tarwiyah dan shalat fajar pada hari Arafah di Mina.
Shahih oleh Darussalam
Dari Sulaiman bin Buraidah, ayahnya berkata: "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya tentang waktu shalat. Beliau bersabda: 'Tinggallah bersama kami selama dua hari ini.' Kemudian beliau memerintahkan Bil
Shahih oleh Darussalam
Aku berkata kepada ayahku: ‘Wahai ayahku! Engkau telah shalat di belakang Rasulullah (ﷺ) dan di belakang Abu Bakr, ‘Umar, ‘Uthman, dan ‘Ali di sini di Kufah selama sekitar lima tahun. Apakah mereka membaca Qunut dalam Sh
Shahih oleh Darussalam
Waktu-waktu shalat adalah seperti antara keduanya.
Shahih
Nabi صلى الله عليه وسلم biasa shalat di malam hari sebanyak tiga belas raka'at, di antaranya adalah witir dan dua raka'at (sunnah) shalat Fajr.
Shahih
Anas menjawab dalam afirmatif. Dia kemudian ditanya, "Apakah dia membaca Qunut sebelum ruku?" Anas menjawab, "Dia membaca Qunut setelah ruku selama beberapa waktu (selama satu bulan)."
Shahih
Tidak ada shalat yang sah setelah shalat 'Asr sampai matahari terbenam dan tidak ada shalat yang sah setelah shalat fajar sampai matahari terbit.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ biasa shalat di malam hari sepuluh raka'at, dan mengerjakan witir dengan satu raka'at, kemudian beliau shalat dua raka'at shalat fajar. Maka totalnya adalah tiga belas raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
'Abd Allah bin 'Abbas berkata bahwa ia tidur bersama Nabi (ﷺ). Ia melihat bahwa Nabi (ﷺ) terbangun, menggunakan siwak, berwudhu, dan membaca: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi" 3:190 hingga akhir surah. Kemu
Shahih
Ibnu Abbas melaporkan: Rasulullah (ﷺ) biasa membaca dalam shalat fajar pada hari Jum'at Surah "Alif-Lam-Mim, Tanz'il ul-Sajda" (Surah xxxii.): "Sesungguhnya telah datang kepada manusia suatu waktu" (Surah lxxvii) dan bel
Shahih
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa membaca dalam shalat fajar pada hari Jum'at "Alif-Lam-Mim, Tanzil" dan "Sesungguhnya telah datang."
Shahih
Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian seperti kalian melihat bulan ini, dan kalian tidak akan dirugikan dalam melihat-Nya.
Shahih oleh Al-Albani
Dia menjawab: Sebelum shalat dzuhur, beliau shalat empat raka'at di rumahku, kemudian keluar dan memimpin shalat bersama orang-orang, lalu kembali ke rumahku dan shalat dua raka'at.
Shahih
Nabi ﷺ tidak pernah masuk ke rumahnya kecuali shalat dua rakaat tersebut.
Shahih oleh Al-Albani
Ja’far bin Muhammad melaporkan atas nama ayahnya, "Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat dhuhur dan ashar dengan satu adzan dan dua iqamah di Arafah dan tidak melakukan shalat sunnah di antara keduanya. Ia shalat maghrib
Shahih
Rasulullah (ﷺ) bersabda, 'Janganlah kalian shalat pada saat terbitnya matahari dan saat terbenamnya matahari.'