Shahih
Bab Hijamah dari Sakit Kepala dan Migrain
Nabi ﷺ berbekam di kepalanya karena suatu penyakit yang dideritanya saat beliau dalam keadaan Ihram, di tempat yang disebut Lahl Jamal.
Shahih
Nabi ﷺ berbekam di kepalanya karena suatu penyakit yang dideritanya saat beliau dalam keadaan Ihram, di tempat yang disebut Lahl Jamal.
Shahih
Dari Ibn Abbas: Nabi (ﷺ) berbekam di kepalanya karena suatu penyakit yang dideritanya saat beliau dalam keadaan Ihram, di suatu tempat yang disebut Lahl Jamal. Ibn Abbas menambahkan: Rasulullah berbekam di kepalanya kare
Shahih
Seandainya itu terjadi saat aku masih hidup, maka aku akan meminta ampunan Allah untukmu dan mendoakanmu.
Shahih
Jika ada kebaikan dalam obat-obatan kalian, maka itu ada dalam seteguk madu, operasi bekam, atau pembakaran (kauterisasi), tetapi aku tidak suka untuk dibakar.
Shahih
Nabi (ﷺ) lewat di sampingku ketika aku menyalakan api di bawah panci. Dia berkata, "Apakah kutu di kepalamu mengganggumu?" Aku menjawab, "Ya." Maka dia memanggil seorang tukang cukur untuk mencukur kepalaku dan memerinta
Shahih
Tidak ada Muslim yang tertimpa sakit atau kesulitan lainnya, kecuali Allah akan menghapuskan dosanya seperti pohon yang menggugurkan daunnya.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) datang menjengukku saat aku sakit yang semakin parah pada waktu Hajjat-al-Wada`. Aku berkata kepadanya, "Engkau lihat betapa sakitnya aku. Aku memiliki banyak harta tetapi tidak ada ahli waris kecuali putr
Shahih
Nabi (ﷺ) kemudian memerintahkan agar kepalanya dihancurkan dengan batu.
Shahih
My mother's sister took me to Allah's Messenger (ﷺ) and said: Allah's Messenger, here is the son of my sister and he is ailing. He touched my head and invoked blessings upon me. He then performed ablution and I drank the
Shahih
Rasulullah ﷺ berkata kepadanya, "Mungkin kutu-kutumu mengganggumu?" Ka'b menjawab, "Ya! Wahai Rasulullah." Rasulullah ﷺ bersabda, "Cukur kepalamu dan puasa tiga hari atau beri makan enam orang miskin atau sembelih seekor
Shahih
Rasulullah (ﷺ) pada saat sakit terakhirnya bertanya: Di mana aku akan berada besok, di mana aku akan berada besok (berpikir, bahwa giliran Aisyah tidak terlalu dekat) dan ketika tiba giliranku, Allah memanggilnya ke ruma
Shahih
Bibi saya membawa saya kepada Rasulullah (ﷺ) dan berkata, 'Wahai Rasulullah! Keponakan saya sakit.' Maka Nabi (ﷺ) mengusap kepala saya dengan tangannya dan mendoakan saya agar diberkahi.
Shahih
Imam adalah untuk diikuti, maka ketika ia ruku, hendaklah kalian ruku; dan ketika ia mengangkat kepalanya, hendaklah kalian juga melakukan hal yang sama.
Shahih
bahwa selama sakitnya yang fatal, Rasulullah ﷺ biasa bertanya kepada istrinya, "Di mana aku akan tinggal besok? Di mana aku akan tinggal besok?" Ia menantikan giliran Aisyah. Maka semua istrinya mengizinkannya untuk ting
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah, "Rasulullah ﷺ wafat di rumahku dan pada hari giliranku, bersandar di dadaku. Salah satu dari kami (istri-istri Nabi) biasa membaca doa meminta Allah melindunginya dari segala keburukan ketika ia
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Nabi ﷺ wafat di rumahku dan pada hari giliranku, bersandar di dadaku. Salah satu dari kami (istri-istri Nabi) biasa membaca doa meminta Allah untuk melindunginya dari segala keburukan ketika ia
Shahih
Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak memiliki urusan dengan wanita yang berteriak keras, mencukur rambutnya, dan merobek pakaiannya karena kesedihan.
Shahih
Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم, datanglah seorang laki-laki dari kalangan Ansar dan memberi salam kepada beliau. Kemudian Ansari itu berpaling. Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
Shahih
Beliau memimpin mereka dalam shalat sambil duduk. Namun mereka shalat dalam keadaan berdiri, maka beliau memberi isyarat kepada mereka untuk duduk.
Shahih
Perintahkan Abu Bakr untuk memimpin shalat.