Shahih
Bab Hijrah Nabi ﷺ dan Para Sahabat ke Madinah
Maka Rasulullah ﷺ minum hingga aku merasa senang.
Shahih
Maka Rasulullah ﷺ minum hingga aku merasa senang.
Shahih
Abu Bakr datang kepada ayahku yang sedang di rumah dan membeli sebuah pelana darinya. Dia berkata kepada 'Azib, 'Katakan kepada anakmu untuk membawanya bersamaku.'
Shahih
Hadits ini menceritakan persiapan Abu Bakar untuk berhijrah, namun Nabi ﷺ memintanya menunggu hingga diizinkan. Ketika izin turun, Abu Bakar menemani Nabi ﷺ dalam perjalanan hijrah, menyiapkan dua unta, dan Asma’ binti A
Shahih
Abu Bakr Siddiq datang ke rumah ayahku ('Azib) dan membeli sebuah haudaj darinya dan berkata kepada 'Azib: Kirimkan anakmu ke rumahku (untuk membawa haudaj ini), dan ayahku berkata kepadaku: Bawalah (untuknya). Maka aku
Shahih
Dia kemudian berkata: Ingatlah baik-baik bahwa dia diangkat (sebagai Nabi) pada usia empat puluh tahun, dan dia tinggal di Mekkah selama lima belas tahun; kadang dalam keadaan aman dan kadang dalam ketakutan, dan (hidup)
Shahih
Asma berkata: "Saya menyiapkan makanan perjalanan untuk Nabi صلى الله عليه وسلم dan Abu Bakr ketika mereka ingin (hijrah ke) Madinah. Saya berkata kepada ayah saya (Abu Bakr), 'Saya tidak memiliki apa pun untuk mengikat
Shahih
Ibn Shihab berkata, dan Abdurrahman bin Malik Al-Mudlaji memberitahuku, bahwa Suraqa bin Ju'sham berkata, "Para utusan kafir Quraisy datang kepada kami mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan di atas kepala setiap oran
Shahih
Awalnya, dua rakaat ditetapkan dalam setiap shalat. Ketika Nabi (ﷺ) berhijrah (ke Madinah), empat rakaat diwajibkan, sementara shalat perjalanan tetap tidak berubah (yaitu dua rakaat).
Shahih
Ketika kaum Muslimin diuji (yaitu disusahkan oleh para penyembah berhala), Abu Bakar berangkat hijrah ke tanah Habasyah, dan ketika ia sampai di Bark al-Ghimad, Ibn Ad-Daghina, pemimpin suku Qara, menemuinya dan berkata,
Shahih
Dari Usama bin Zaid: Saya mengendarai di belakang Rasulullah (ﷺ) dari Arafah dan ketika Rasulullah (ﷺ) mencapai jalan di sisi kiri yang sebelum Al-Muzdalifah, beliau mengendalikan unta dan kemudian buang air kecil, dan k
Shahih
Jabir (Allah be pleased with him) berkata: Kami, dalam keadaan ihram, datang bersama Rasulullah (ﷺ) untuk Haji Mufrad (dengan tujuan Haji saja), dan 'A'isha berangkat untuk Umrah, dan ketika kami sampai di Sarif, ia (Had