Shahih oleh Al-Albani
Bab Panggilan pada Hari Jumat
Tidak ada mu'adhdhin lain dari Rasulullah (ﷺ).
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada mu'adhdhin lain dari Rasulullah (ﷺ).
Shahih
Ketika Mu'adhdhin diam setelah mengumandangkan (azan) untuk shalat subuh, Rasulullah (ﷺ) memulai shalat subuh ketika fajar menyingsing dengan melaksanakan dua raka'at ringan sebelum shalat (fardhu) dimulai.
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada mu'adhdhin (penyeru) lain dari Rasulullah (ﷺ) kecuali Bilal.
Shahih oleh Al-Albani
Imam itu bertanggung jawab dan mu'adhdhin itu dipercaya. Ya Allah, bimbinglah para imam dan ampunilah para mu'adhdhin.
Shahih oleh Darussalam
Ibn Buhainah berkata: "Iqamah untuk shalat Subuh telah dikumandangkan, dan Rasulullah (ﷺ) melihat seorang lelaki yang sedang shalat sementara Mu'adhdhin mengumandangkan iqamah. Beliau berkata: 'Apakah kamu shalat Subuh d
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri bahwa Rasulullah (S.A.W) bersabda: "Ketika kalian mendengar panggilan, ucapkanlah apa yang diucapkan oleh Mu'adhdhin."
Shahih oleh Darussalam
Mu'adhdhin akan diampuni sejauh suaranya mencapai, dan setiap yang basah dan kering akan bersaksi untuknya.
Shahih oleh Al-Albani
Nafi' reported : A mu'adhdhin of ‘Umar, named Masruh, called the Adhan for the morning prayer before the break of dawn; ‘Umar commanded him (to repeat). The narrator reported the tradition in a similar way. Abu Dawud sai
Shahih
Abu Dharr melaporkan: Mu'adhdhin (pengumum waktu shalat) Rasulullah (ﷺ) mengumandangkan adzan untuk shalat dhuhur. Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tunggu, tunggu, atau beliau berkata: "Tunggu, tunggu" karena intensitas pa
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik berkata: "Ketika Mu'adhdhin mengumandangkan adzan, beberapa Sahabat Nabi ﷺ akan bangkit dan bergegas menuju tiang (di masjid) dan shalat hingga Nabi ﷺ keluar dan mereka seperti itu."
Shahih
Abdullah bin Abbas berkata kepada mu'adhdhinya pada hari hujan: "Ketika kamu mengumandangkan 'Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah; aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah,' jangan katakan: 'Ayo ke sha
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Al-Muthanna, Mu'adhdhin Masjid Jami': "Saya bertanya kepada Ibn Umar tentang Adzan, dan ia berkata: 'Pada masa Rasulullah (ﷺ), Adzan dibacakan dua kali dan Iqamah sekali, kecuali jika Anda mengatakan (frasa) Qad
Shahih
Ketika kami berada di Madinah, ketika Mu'adhdhin mengumandangkan adzan untuk shalat Maghrib, orang-orang bergegas menuju tiang-tiang masjid dan melaksanakan dua raka'at, sehingga seorang asing yang masuk ke masjid mengir
Shahih oleh Al-Albani
Abdullah Al-Hawzani berkata: Aku bertemu Bilal, Mu'adhdhin Rasulullah saw di Aleppo, dan berkata: Bilal, ceritakan padaku, bagaimana keadaan keuangan Rasulullah saw? Ia berkata: Ia tidak memiliki apa-apa. Akulah yang men
Shahih oleh Darussalam
Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas barisan depan, dan Mu'adhdhin akan diampuni sejauh suaranya mencapai, dan apa pun yang mendengarnya, basah atau kering, akan mengonfirmasi apa yang dia katakan, dan dia akan mendap
Shahih oleh Al-Albani
Mereka tertidur dan meninggalkan shalat Fajr. Mereka terbangun oleh panasnya matahari. Kemudian mereka berjalan sedikit hingga matahari terbit tinggi. Beliau (Nabi) memerintahkan mu'adhdhin untuk mengumandangkan adzan. B
Shahih oleh Darussalam
Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, jadikan saya Imam bagi kaum saya.' Beliau bersabda: 'Kamu adalah Imam mereka, maka perhatikanlah yang terlemah di antara mereka dan pilihlah Mu'adhdhin yang tidak menerima bayaran untuk A
Shahih oleh Darussalam
It was narrated from Sa'd bin Abi Waqqas that the Messenger of Allah (S.A.W) said: "Whoever says, when he hears the Mu'adhdhin: 'Ashhadu an la ilaha illallah wahdahu la sharika lahu wa anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuluhu
Shahih
Abdullah bin Al-Harith berkata: Suatu ketika pada hari yang hujan dan berlumpur, Ibn Abbas menyampaikan khotbah di hadapan kami dan ketika Mu'adhdhin mengumandangkan Adzan dan berkata, "Haiyi 'ala-s-sala(t) (datanglah un
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar mengumandangkan adzan pada malam yang dingin dan berangin. Ia kemudian berkata: "Ayo! shalatlah di rumah. " Setelah itu ia berkata: Setiap kali ada malam yang dingin atau hujan, Rasulullah (ﷺ)