Bab Disunnahkan Menunggu Shalat Dhuhur di Saat Panas Terik bagi yang Menuju Jamaah dan Terkena Panas di Perjalanannya
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ سَمِعْتُ مُهَاجِرًا أَبَا الْحَسَنِ، يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ وَهْبٍ، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ أَذَّنَ مُؤَذِّنُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِالظُّهْرِ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " أَبْرِدْ أَبْرِدْ " . أَوْ قَالَ " انْتَظِرِ انْتَظِرْ " . وَقَالَ " إِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنِ الصَّلاَةِ " . قَالَ أَبُو ذَرٍّ حَتَّى رَأَيْنَا فَىْءَ التُّلُولِ .
Abu Dharr melaporkan: Mu'adhdhin (pengumum waktu shalat) Rasulullah (ﷺ) mengumandangkan adzan untuk shalat dhuhur. Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tunggu, tunggu, atau beliau berkata: "Tunggu, tunggu" karena intensitas panas adalah dari hembusan neraka. Ketika panas sangat terik, tunda shalat hingga menjadi lebih sejuk. Abu Dharr berkata: (Kami menunggu) hingga kami melihat bayangan bukit-bukit.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
