Shahih oleh Al-Albani
Bab Larangan Terlalu Banyak Merapikan Diri
Rasulullah (ﷺ) melarang merapikan rambut kecuali setiap dua hari sekali.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) melarang merapikan rambut kecuali setiap dua hari sekali.
Shahih oleh Darussalam
Amalan yang berkaitan dengan Fitrah ada lima (atau lima hal yang berkaitan dengan Fitrah): khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut rambut ketiak, dan merapikan kumis.
Shahih oleh Darussalam
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la, telah berkata kepada kami Khalid, telah berkata kepada kami Syu'bah, telah mengabarkan kepada saya Al-Asy'ats, ia berkata: "Saya mendengar ayah saya menceritakan dar
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan Abdullah bin Umar: Nabi (ﷺ) bersabda: "Rapatkanlah barisan, berdirilah bahu-membahu, tutuplah celah-celah, dan bersikaplah lembut kepada saudara-saudara kalian, dan jangan tinggalkan celah untuk setan. Jika
Shahih oleh Darussalam
Kalian harus merapikan barisan kalian, atau Allah akan menyebabkan perselisihan di antara wajah-wajah kalian.
Shahih
"Rapatkanlah saf-saf kalian dan berdirilah lebih dekat, karena aku melihat kalian dari belakang punggungku."
Shahih
Dari Anas bin Malik: Saya tiba di Madinah dan ditanya apakah saya menemukan perubahan sejak zaman Rasulullah. Saya berkata, "Saya tidak menemukan perubahan kecuali bahwa kalian tidak merapikan barisan dalam shalat."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) SAW suka memulai dengan tangan kanan. Ia menerima dengan tangan kanannya dan memberi dengan tangan kanannya, dan ia suka memulai dengan kanan dalam semua urusannya."
Shahih
Thabit meriwayatkan dari Anas: Di antara orang-orang Yahudi, ketika seorang wanita haid, mereka tidak makan bersamanya, dan tidak tinggal bersamanya di rumah; maka para Sahabat Rasulullah (ﷺ) bertanya kepada Rasulullah (
Shahih oleh Al-Albani
Dari Abd Allah b. 'Umar, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم memerintahkan untuk menggunting kumis dan membiarkan janggut tumbuh panjang.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) biasa merapikan barisan kami ketika kami berdiri untuk shalat, dan ketika kami sudah rapi, beliau mengucapkan: Allahu Akbar (takbir).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) memerintahkan untuk merapikan kumis dan membiarkan janggut tumbuh.
Shahih
Dari Abu Hurairah: Ketika iqamah telah dikumandangkan dan orang-orang telah merapikan shaf, Rasulullah ﷺ keluar (untuk memimpin shalat) tetapi beliau dalam keadaan junub, maka beliau berkata, "Tetap di tempatmu." Kemudia
Shahih
Abu Salamah bin Abd al-Rahman bin Auf melaporkan bahwa Abu Hurairah berkata: Iqamah telah dikumandangkan dan kami berdiri serta merapikan barisan sebelum Rasulullah (ﷺ) keluar kepada kami. Ketika Rasulullah (ﷺ) telah ber
Shahih oleh Al-Albani
Tunggu sampai kami masuk di malam hari, agar wanita yang berantakan dapat merapikan dirinya dan wanita yang suaminya pergi dapat membersihkan dirinya.
Shahih
Qais bin Sa'd Al-Ansari - semoga Allah meridhainya - yang merupakan pemegang bendera Rasulullah ﷺ, ingin melakukan Haji, maka ia merapikan rambutnya.
Shahih oleh Darussalam
Lima hal yang termasuk fitrah: Khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan merapikan kumis.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: “Rasulullah (ﷺ) menikahiku ketika aku berusia enam tahun. Kemudian kami datang ke Al-Madinah dan tinggal di antara Banu Harith bin Khazraj. Aku jatuh sakit dan rambutku rontok, kemudian
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Rasulullah (ﷺ) sedang berbaring di tempat tidur di apartemen saya dengan paha yang terbuka dan Abu Bakr meminta izin untuk masuk. Izin diberikan kepadanya dan dia berbicara dalam keadaan tersebu
Shahih oleh Darussalam
Rapatkanlah barisan kalian atau Allah akan memalingkan wajah-wajah kalian.