Shahih
Bab Tentang Pembunuh Jiwa
Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara mencekik, maka ia akan terus mencekik dirinya di neraka, dan barangsiapa yang bunuh diri dengan cara menusuk dirinya, maka ia akan terus menusuk dirinya di neraka.
Shahih
Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara mencekik, maka ia akan terus mencekik dirinya di neraka, dan barangsiapa yang bunuh diri dengan cara menusuk dirinya, maka ia akan terus menusuk dirinya di neraka.
Shahih
Tidaklah seorang mukmin ditimpa dengan sakit, kesulitan, atau kesedihan, bahkan dengan kekhawatiran yang mengganggu, melainkan diampuni baginya dari dosa-dosanya.
Shahih oleh Darussalam
Jangan makan kecuali jika kamu menusuk (hewan buruan).
Shahih oleh Al-Albani
Ia mengambil sebuah paku dan menusuknya di bagian atas dadanya hingga mengalir darahnya. Ia kemudian datang kepada Nabi (ﷺ) dan memberitahukan hal itu, dan beliau memerintahkannya untuk memakannya.
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Abu Bakr menegurku dan menusukku dengan tangannya di pinggang, dan tidak ada yang menghentikanku untuk bergerak saat itu kecuali posisi Rasulullah (ﷺ) yang kepalanya berada di pahaku.
Shahih oleh Darussalam
Jika aku tahu bahwa kamu sedang melihat, pasti aku akan menusuk matamu dengan itu. Mencari izin hanya diwajibkan karena pandangan.
Shahih oleh Darussalam
Jika aku tahu bahwa kamu sedang melihatku, aku akan menusuk matamu dengan ini. Aturan meminta izin ditetapkan agar seseorang tidak melihat secara tidak sah (ke dalam rumah orang lain).
Shahih
Tidak ada seorang Muslim pun yang tertimpa suatu bahaya, meskipun hanya duri yang menusuk, melainkan Allah menghapuskan dosa-dosanya karena itu, seperti pohon yang menggugurkan daunnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: "Saya bersama Ibn Ziyad dan kepala Al-Husain dibawa. Dia mulai menusuknya di hidung dengan tongkat yang dimilikinya, sambil berkata: 'Saya tidak melihat yang seindah ini, mengapa dia dis
Shahih
Jika saya tahu bahwa kamu sedang melihat, niscaya saya akan menusukkan alat itu ke matamu, karena meminta izin itu diwajibkan agar seseorang tidak melihat sesuatu yang haram.
Shahih oleh Darussalam
Siapa pun yang membunuh dirinya dengan (alat) besi, dia akan datang pada Hari Kiamat dengan besinya di tangannya, untuk terus menusuk perutnya dengan itu, dalam api Jahannam, tinggal dalam keadaan itu selamanya. Dan siap
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang membunuh dirinya dengan (alat) besi, maka besinya akan ada di tangannya, untuk terus-menerus menusuk perutnya dengan itu, di dalam api Jahannam, tinggal di dalam keadaan itu selamanya. Dan siapa yang membunuh
Shahih
Dia berdiri (mengangkat) anak panah atau beberapa anak panah. Seolah-olah aku melihat Nabi Allah (ﷺ) akan menusuk (matanya).
Shahih
Ketika kami kembali dari sebuah Ghazwa (Perang Suci) bersama Nabi, aku mulai mengendalikan unta ku dengan cepat, karena unta itu malas. Seorang penunggang datang dari belakangku dan menusuk unta ku dengan tombak yang dia
Shahih
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik, bahwa seorang lelaki mengintip ke dalam salah satu kamar Nabi. Nabi berdiri, memegang ujung panah. Seolah-olah aku sedang melihatnya, berusaha menusuk lelaki itu.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ma'dan bin Abi Talhah, ia berkata: Umar radhiyallahu 'anhu berkata: "Aku tidak pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang sesuatu lebih banyak daripada yang aku tanyakan tentang kalalah,
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Huraira bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang membunuh dirinya dengan senjata besi, maka senjatanya akan berada di tangannya dan ia akan menusukkan senjata itu ke perutnya di Neraka Jahannam, kek
Shahih
Diriwayatkan dari Al-Hasan: Seorang laki-laki dari kalangan umat sebelum kalian menderita karena bisul, ketika bisul itu menyakitkannya, dia mengambil anak panah dari kantongnya dan menusuknya. Dan darahnya tidak berhent
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn Mas'ud: "Rasulullah ﷺ memasuki Makkah pada tahun pembebasan, dan di sekitar Ka'bah terdapat tiga ratus enam puluh Nusb (Altar untuk mengorbankan kepada berhala). Maka Nabi ﷺ mulai menusuknya dengan tongkat yang
Shahih
Nabi (ﷺ) masuk ke Mekkah. Di sekitar Ka'bah terdapat tiga ratus enam puluh patung. Dia mulai menusuknya dengan tongkat yang ada di tangannya sambil berkata: "Kebenaran telah datang dan kebatilan telah sirna. Sesungguhnya