Shahih oleh Al-Albani
Bab Apa yang Diucapkan Seorang Laki-laki Ketika Naik Kendaraan
Tuhanmu, Yang Maha Tinggi, merasa senang dengan hamba-Nya ketika ia berkata: "Ampunilah aku dari dosaku." Ia tahu bahwa tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Dia.
Shahih oleh Al-Albani
Tuhanmu, Yang Maha Tinggi, merasa senang dengan hamba-Nya ketika ia berkata: "Ampunilah aku dari dosaku." Ia tahu bahwa tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Dia.
Shahih
Salim berkata: Abdullah bin Umar biasa shalat di atas hewan tunggangannya di malam hari saat bepergian, tidak peduli ke arah mana wajahnya. Ibn Umar berkata, "Rasulullah (ﷺ) biasa bertasbih di atas kendaraannya menghadap
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan shalat witir di atas kendaraannya.
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar berkata kepadaku bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa shalat witr di atas unta.
Shahih
Anas melakukan haji dengan kendaraan dan dia bukan seorang yang pelit. Anas berkata, 'Rasulullah ﷺ melakukan haji dengan kendaraan dan kendaraan yang sama juga membawa barang-barangnya.'
Shahih
Usama rode behind Allah's Messenger (ﷺ) from `Arafat to Al-Muzdalifa; and then Al-Fadl rode behind Allah's Messenger (ﷺ) from Al-Muzdalifa to Mina. Both of them said, 'The Prophet kept on reciting Talbiya till he did the
Shahih
Pada hari itu, ketika Nabi ﷺ ditanya tentang sesuatu (tentang upacara Haji) yang dilakukan sebelum atau setelah (waktunya yang ditentukan), jawabannya adalah, 'Lakukan (sekarang) dan tidak ada masalah.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat di atas kendaraannya saat dalam perjalanan, tidak peduli ke arah mana ia menghadap.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) melakukan Tawaf di atas kendaraannya, dan ketika sampai di sudut (Batu Hitam), ia menunjuk ke arahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Ibn 'Umar: Ketika bepergian, Rasulullah SAW melakukan shalat sunnah di atas kendaraannya ke arah mana pun ia berpaling; dan ia melaksanakan shalat witir, tetapi ia tidak melaksanakan shalat wajib di atasnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Jabir bin Abdullah: Rasulullah (ﷺ) mengutus saya untuk suatu urusan, dan ketika saya datang kepada beliau, beliau sedang shalat di atas (punggung) kendaraannya (yang bergerak) mengarah ke timur dan membuat sujud leb
Shahih oleh Al-Albani
Ata' bin Abu Rabah bertanya kepada Aisyah: Apakah wanita diperbolehkan shalat di atas binatang tunggangan? Dia menjawab: Mereka tidak diperbolehkan melakukannya dalam keadaan sulit maupun mudah.
Shahih
Saya melihat Nabi (ﷺ) shalat di atas kendaraannya ke arah mana pun ia mengarah.
Shahih
Saya melihat bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa menaiki kendaraannya di Dhul Hulaifah dan mulai mengucapkan, "Labbaik" ketika kendaraannya berdiri tegak.
Shahih oleh Darussalam
Saya melihat Rasulullah ﷺ menaiki kendaraannya di Dhul-Hulaifah, kemudian beliau mulai mengucapkan Talbiyah ketika kendaraannya berdiri tegak di atasnya.
Shahih oleh Darussalam
Dia menjadikan sujud lebih rendah daripada rukuk.
Shahih oleh Darussalam
Nabi Muhammad SAW shalat ke arah unta atau kendaraannya dan beliau shalat di atas kendaraannya ke arah mana pun ia menghadap.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat (shalat sunnah) di atas kendaraannya (Rahila) di mana pun ia menghadap, dan apabila ia ingin melaksanakan shalat wajib, ia turun dan menghadap kiblat.
Shahih oleh Darussalam
Sa'eed bin Yasar menceritakan: "Saya sedang berjalan dengan Ibn Umar dalam perjalanan dan saya tertinggal darinya. Dia berkata: 'Di mana kamu?' Saya menjawab: 'Saya telah melaksanakan shalat Al-Witr.' Dia berkata: 'Apaka
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata: "Rasulullah (saw) biasa shalat di atas kendaraannya saat bepergian, menghadap ke arah mana pun kendaraannya menghadap." (Salah satu perawi) Malik berkata: "Abdullah bin Dinar berkata: