Shahih oleh Darussalam
Bab Kebencian Dalam Menunda Wasiat
Tidak layak bagi seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang harus diwasiatkan, untuk bermalam selama dua malam tanpa memiliki wasiat yang tertulis bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
Tidak layak bagi seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang harus diwasiatkan, untuk bermalam selama dua malam tanpa memiliki wasiat yang tertulis bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
Seorang Muslim tidak berhak menghabiskan dua malam sementara ia memiliki sesuatu yang ingin diwasiatkan, kecuali jika wasiatnya tercatat bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
Tidaklah benar bagi seorang Muslim untuk menghabiskan dua malam, memiliki sesuatu yang ingin dia wasiatkan, tanpa memiliki wasiatnya yang tertulis bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
“Seorang Muslim tidak berhak menghabiskan dua malam, jika ia memiliki sesuatu yang harus diwasiatkan, tanpa memiliki wasiat yang tertulis bersamanya.”
Shahih oleh Darussalam
“Seorang Muslim tidak berhak menghabiskan dua malam, jika ia memiliki sesuatu yang harus diwasiatkan, tanpa memiliki wasiat tertulis bersamanya.”
Shahih
Diriwayatkan dari Jundab: Nabi (ﷺ) sakit dan tidak bangun (untuk shalat Tahajjud) selama satu malam atau dua malam.
Shahih
Tidak boleh bagi seorang Muslim yang memiliki sesuatu untuk diwariskan, bermalam selama dua malam tanpa memiliki wasiatnya yang tertulis dan siap bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tidak pantas bagi seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang harus diwasiatkan, untuk bermalam selama dua malam tanpa memiliki wasiat tertulis bersamanya."
Shahih oleh Al-Albani
Adalah hak seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang akan diwasiatkan untuk tidak tidur selama dua malam tanpa memiliki wasiat yang tertulis mengenai hal itu.
Shahih
Adalah hak seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang akan dijadikan wasiat untuk tidak membiarkannya selama dua malam tanpa menuliskan wasiatnya mengenai hal itu.
Shahih
Abu'l-Bakhtari melaporkan: Kami pergi untuk melaksanakan Umrah dan ketika kami berkemah di lembah Nakhla, kami mencoba melihat bulan baru. Beberapa orang berkata: Itu berusia tiga malam, dan yang lain berkata bahwa itu b
Shahih
Orang yang jahat adalah dia yang jahat dalam rahim ibunya dan orang yang baik adalah dia yang mengambil pelajaran dari (nasib) orang lain. Pencerita datang kepada seorang dari kalangan Sahabat Rasulullah (ﷺ) yang bernama
Shahih
Tuhanmu tidak meninggalkanmu, dan tidak membencimu.
Shahih
Karena ketika seorang hamba mengakui dosanya dan kemudian bertobat kepada Allah, Allah menerima tobatnya.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah dua-dua, dan jika kamu khawatir akan datangnya fajar, maka lakukanlah Witr dengan satu rakaat.
Shahih oleh Al-Albani
Telah menceritakan kepada kami Al-Qanabi, dari Malik, dari Nafi', dan Abdullah bin Dinar, dari Abdullah bin Umar, bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang shalat malam. Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat mal
Shahih oleh Darussalam
Shalat malam itu (dikerjakan) dua raka'at dua raka'at.
Shahih
Shalat malam harus terdiri dari dua raka'at, tetapi jika salah satu dari kalian merasa pagi sudah dekat, hendaklah ia shalat satu raka'at yang akan menjadikan shalatnya ganjil.
Shahih oleh Darussalam
Shalat di malam hari adalah dua raka'at dua raka'at. Jadi, ketika kamu takut pagi (dekat), maka jadikanlah ganjil dengan satu, dan jadikan itu sebagai shalat terakhirmu yang ganjil.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn ‘Umar berkata: “Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan shalat malam dua raka'at dua raka'at.”