Bab Cara Penciptaan Manusia di Dalam Rahim Ibunya dan Penulisan Rizkinya, Umurnya, Amalnya, dan Kebahagiaannya serta Kesengsarannya
Shahih
haddatsani abu atthahiri, ahmadu ibnu amriw ibni sarhin akhbarana abnu wahbin, akhbarani amru, ibnu alharitsi an abi azzubayri almakkiyyi, anna amira ibna watsilaha, haddatsahu annahu, samia abda allahi ibna masudin, yaqulu assyaqiyyu man syaqiya fi bathni ummihi waassaidu man wuizha bighayrihi. faata rajulan min ashhabi rasuli allahi yuqalu lahu hudzayfahu ibnu asidin alghifariyyu fahaddatsahu bidzalika min qawli abni masudin faqala wakayfa yasyqa rajulun bighayri amalin faqala lahu arrajulu atajabu min dzalika fainni samitu rasula allahi yaqulu " idza marra biannuthfahi tsintani waarbauna laylahan baatsa allahu ilayha malakan fashawwaraha wakhalaqa samaha wabasharaha wajildaha walahmaha waizhamaha tsumma. qala ya rabbi adzakarun am untsa fayaqdhi rabbuka ma syaa wayaktubu almalaku tsumma yaqulu ya rabbi ajaluhu. fayaqulu rabbuka ma syaa wayaktubu almalaku tsumma yaqulu ya rabbi rizquhu. fayaqdhi rabbuka ma syaa wayaktubu almalaku tsumma yakhruju almalaku biasshahifahi fi yadihi fala yazidu ala ma umira wala yanqushu ".
Abdullah bin Mas'ud melaporkan: Orang yang jahat adalah dia yang jahat dalam rahim ibunya dan orang yang baik adalah dia yang mengambil pelajaran dari (nasib) orang lain. Pencerita datang kepada seorang dari kalangan Sahabat Rasulullah ﷺ yang bernama Hudzaifah bin Usaid Ghifari dan berkata: Bagaimana mungkin seseorang menjadi jahat tanpa (melakukan perbuatan jahat)? Maka orang itu berkata kepadanya: Apakah kamu heran dengan ini, padahal aku telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Ketika empat puluh dua malam berlalu setelah air mani masuk ke dalam rahim, Allah mengirimkan malaikat dan memberinya bentuk. Kemudian Dia menciptakan pendengaran, penglihatan, kulit, daging, dan tulangnya, dan kemudian Dia berkata: Ya Tuhanku, apakah dia laki-laki atau perempuan? Dan Tuhanmu memutuskan sesuai kehendak-Nya dan malaikat kemudian mencatat itu juga dan kemudian berkata: Ya Tuhanku, bagaimana dengan umurnya? Dan Tuhanmu memutuskan sesuai kehendak-Nya dan malaikat mencatatnya. Kemudian dia berkata: Ya Tuhanku, bagaimana dengan rizkinya? Dan kemudian Tuhan memutuskan sesuai kehendak-Nya dan malaikat mencatatnya, dan kemudian malaikat keluar dengan lembaran takdir di tangannya dan tidak ada yang ditambah atau dikurangi darinya.