Shahih
Bab tentang haramnya makan semua hewan buas yang bertaring dan semua burung yang bercakar
Ibn 'Abbas melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang makan semua hewan buas yang bertaring, dan semua burung yang memiliki cakar.
Shahih
Ibn 'Abbas melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang makan semua hewan buas yang bertaring, dan semua burung yang memiliki cakar.
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Tha'labah, bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang makan segala binatang buas yang bertaring. Zuhri menambahkan: Kami tidak mendengar tentang hal ini hingga kami tiba di Syam.
Shahih
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Makan semua hewan buas yang bertaring adalah haram."
Shahih oleh Al-Albani
Pada hari Khaybar, Rasulullah (ﷺ) melarang memakan setiap hewan buas dan setiap burung yang memiliki cakar.
Shahih oleh Darussalam
Dari Jabir, ia berkata: "Pada hari Khaibar, Rasulullah (ﷺ) mengharamkan makan keledai jinak, daging bagal, setiap pemangsa yang memiliki taring, dan setiap burung yang memiliki cakar."
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Abbas berkata: Rasulullah ﷺ melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap burung yang memiliki cakar.
Shahih oleh Darussalam
Tidak ada pemilik unta, sapi, atau domba yang tidak memberikan haknya, melainkan dia akan dihadapkan pada hari kiamat di sebuah padang datar, dan yang bertanduk akan menyeruduknya dengan tanduknya, dan yang bercakar akan
Shahih
‘Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya-lah kerajaan dan bagi-Nya-lah pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.’
Shahih
Kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan wanita-wanita yang bercadar dalam pertemuan dan doa umat Islam pada dua hari raya. Wanita-wanita haid harus menjauh dari musalla mereka.
Shahih
Allah has cursed the woman who adds some false hair and the woman who asks for it.
Shahih
Diriwayatkan Masruq: Aku bertanya kepada Aisyah, "Apa tentang pernyataan-Nya: 'Kemudian ia (Jibril) mendekat dan datang lebih dekat, dan berada pada jarak dua busur panah atau lebih dekat?' (53.8-9) Ia menjawab, 'Itu ada
Shahih
Dia melihat sebuah layar hijau yang menutupi cakrawala.
Shahih
Bahwa Nabi (ﷺ) telah melihat karpet hijau yang membentang di seluruh cakrawala langit.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat Maghrib ketika matahari telah terbenam dan menghilang (di balik cakrawala).
Shahih oleh Darussalam
Ketika matahari terbenam, saya merasa terlalu gugup untuk mengingatkan dia tentang shalat, jadi dia melanjutkan sampai cahaya di cakrawala menghilang dan mulai gelap, kemudian dia berhenti dan shalat Maghrib, tiga raka'a
Shahih
Nabi (ﷺ) bersabda, "Penduduk Surga akan melihat penghuni-penghuni istana yang tinggi (yaitu tempat yang lebih baik di Surga) sebagaimana seseorang melihat bintang yang cemerlang jauh di Timur atau di Barat di cakrawala;
Shahih
Rasulullah (ﷺ) bersabda, 'Umat-umat ditampilkan di hadapanku; satu atau dua nabi akan lewat bersama beberapa pengikut. Seorang nabi akan lewat tanpa diiringi siapa pun. Kemudian sekelompok besar orang lewat di hadapanku
Shahih
Barangsiapa yang mengklaim bahwa (Nabi) Muhammad melihat Tuhannya, maka ia telah melakukan kesalahan besar.
Shahih
Penghuni Surga akan melihat ke ruangan atas Surga seperti kalian melihat planet-planet di langit.
Shahih oleh Al-Albani
Kami adalah umat yang ummi, tidak menulis dan tidak menghitung bulan seperti ini dan seperti ini.