Bab Larangan Melakukan Perbuatan Menyambung Rambut dan Mengubah Ciptaan Allah
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ، الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، قَالَتْ جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي ابْنَةً عُرَيِّسًا أَصَابَتْهَا حَصْبَةٌ فَتَمَرَّقَ شَعْرُهَا أَفَأَصِلُهُ فَقَالَ " لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ " .
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, telah mengabarkan kepada kami Abu Muawiyah, dari Hisham bin Urwah, dari Fatimah binti Al-Mundzir, dari Asma' binti Abu Bakr, ia berkata: "Seorang wanita datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم dan berkata: 'Wahai Rasulullah, saya memiliki seorang putri yang baru saja menikah. Dia terkena cacar dan rambutnya rontok; bolehkah saya menambah rambut palsu untuknya?' Maka Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: 'Allah telah melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang meminta untuk disambungkan.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
