Sekitar 24 hadits
bahwa Nabi ﷺ ditanya tentang buah yang tergantung di pohon, maka
dalamnya terdapat kupu-kupu emas, seolah-olah buahnya adalah Qilal.'
menceritakan, bahwa: "Ketika orang-orang melihat buah pertama, mereka akan membawanya kepada
melaporkan: "Nabi ﷺ membaca: Demi buah tin dan zaitun dalam shalat
mereka sedang melakukan utang untuk buah-buahan. Maka beliau bersabda: 'Siapa yang
"Tidak ada pemotongan tangan untuk buah-buahan atau daging kurma."
ﷺ melarang membuat Nabidh dari buah kurma yang belum masak dan
yang membaca Al-Qur'an adalah seperti buah sitrun, baunya harum dan rasanya
pohon kurma setelah ditebari, maka buahnya adalah milik penjual, kecuali jika
seorang laki-laki mengalami kerugian pada buah-buahan yang dijualnya, sehingga utangnya semakin
malaikat: 'Apakah kalian telah mengambil buah dari amalnya?' Mereka menjawab: 'Ya.'
melarang jual beli Al-Muzabanah, membeli buah dengan kurma kering, kecuali bagi
dalam burung hijau, tergantung dari buah-buahan surga, atau dari pohon-pohon surga."
Allah akan memberinya makan dari buah-buahan surga pada hari kiamat. Siapa
mendapatkan apa-apa untuk dibeli dari buah-buahan kecuali dengan kurma.' Maka beliau
yang dihasilkan dari sana, baik buah-buahan maupun tanaman."
di antara kami ada yang buahnya telah masak dan mereka sedang
gandum, dan Muzabanah adalah menjual buah yang ada di pohon kurma
sekelompok orang akan memakan satu buah delima dan mencari naungan di
Dari Ibn 'Umar, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Siapa yang memasuki kebun, maka hendaklah ia makan, tetapi jangan mengambilnya
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.