Bab Apa yang Dikatakan tentang Keringanan dalam Memetik Buah bagi yang Melintas
HR. At-Tirmidzi no. 1289Hasan · Darussalam
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ سُئِلَ عَنِ الثَّمَرِ الْمُعَلَّقِ فَقَالَ " مَنْ أَصَابَ مِنْهُ مِنْ ذِي حَاجَةٍ غَيْرَ مُتَّخِذٍ خُبْنَةً فَلاَ شَىْءَ عَلَيْهِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ .
Cara baca (latin)
haddatsana qutaybahu, haddatsana allaytsu, ani abni ajlana, an amriw ibni syuaybin, an abihi, an jaddihi, anna annabiyya suila ani attsamari almuallaqi faqala " man ashaba minhu min dzi hajahin ghayra muttakhidzin khubnahan fala syaa alayhi ". qala abu isa hadza haditsun hasanun.
Dari 'Amr bin Shu'aib: Dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Nabi ﷺ ditanya tentang buah yang tergantung (di pohon), maka beliau bersabda: "Siapa yang dalam keadaan membutuhkan dan memetik sebagian darinya tanpa mengambilnya dalam pakaiannya, maka tidak ada dosa atasnya." Abu 'Eisa berkata: Hadits ini Hasan Sahih.