Bab Apa yang Dikatakan tentang Keringanan dalam Memetik Buah bagi yang Melintas
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم سُئِلَ عَنِ الثَّمَرِ الْمُعَلَّقِ فَقَالَ " مَنْ أَصَابَ مِنْهُ مِنْ ذِي حَاجَةٍ غَيْرَ مُتَّخِذٍ خُبْنَةً فَلاَ شَىْءَ عَلَيْهِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ .
Dari 'Amr bin Shu'aib: Dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Nabi ﷺ ditanya tentang buah yang tergantung (di pohon), maka beliau bersabda: "Siapa yang dalam keadaan membutuhkan dan memetik sebagian darinya tanpa mengambilnya dalam pakaiannya, maka tidak ada dosa atasnya." Abu 'Eisa berkata: Hadits ini Hasan Sahih.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
