Sekitar 27 hadits
berkata: "Rasulullah ο·Ί memutuskan bahwa buah pohon kurma adalah milik yang
dari Abu Hurairah bahwa ketika buah pertama musim dibawa, Rasulullah ο·Ί
yang akan menilai kebun dan buah-buahan mereka.
ο·Ί bersabda: "Janganlah kalian menjual buah sampai terlihat kematangannya." Dia melarang
ο·Ί bersabda: "Janganlah kalian menjual buah-buahan hingga terlihat kematangannya."
bahwa Nabi ο·Ί melarang menjual buah-buahan hingga terlihat kematangannya.
bahwa: Rasulullah ο·Ί melarang menjual buah hingga mereka berubah warna, dan
bersabda: "Siapa pun yang menjual buah kemudian terkena musibah, maka dia
ο·Ί dan di tangannya ada sebuah buah quince. Beliau berkata: 'Ambillah,
Khaibar untuk setengah dari hasil buah atau tanaman yang dihasilkan.
kurma yang telah dikebunkan, maka buahnya adalah milik penjual, kecuali jika
seorang lelaki mengalami kerugian atas buah yang dibelinya, dan hutangnya semakin
bertanya kepada Nabi ο·Ί tentang buah-buahan. Beliau bersabda: "Apa yang diambil
bersabda: "Kalian akan dipilih seperti buah kurma yang baik dipisahkan dari
βAku mendengar beliau membaca βDemi buah tin dan zaitunβ.β
yang tinggi, sungai yang mengalir, buah-buahan yang banyak dan matang, istri
aku bisa membawa kalian beberapa buahnya. Dan neraka telah mendekat kepadaku,
pohon kurma yang telah dipollinasi, buahnya menjadi milik penjual, kecuali jika
yang membaca Al-Qur'an adalah seperti buah sitrun, rasanya enak dan baunya
muka untuk pohon kurma sebelum berbuah?' Ia berkata: 'Tidak.' Saya bertanya:
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.