Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Dikatakan Jika Batasan Ditetapkan dan Jalan-Jalan Diperbaiki, Maka Tidak Ada Shuf'ah
Ketika batasan ditetapkan dan jalan-jalan diperbaiki, maka tidak ada preemption.
Shahih oleh Darussalam
Ketika batasan ditetapkan dan jalan-jalan diperbaiki, maka tidak ada preemption.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) menetapkan batas waktu bagi musafir selama tiga hari, dan jika penanya terus bertanya, beliau akan menjadikannya lima (hari).
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa: Rasulullah (ﷺ) memutuskan tentang hak syuf'ah untuk tanah yang belum dibagi; jika batasan telah ditetapkan, maka tidak ada syuf'ah.
Shahih oleh Darussalam
Partner lebih berhak atas apa yang ada di dekatnya, selama ia masih menjadi partner.
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya Rasulullah ﷺ menjadikan syuf'ah dalam setiap hal yang belum dibagi. Tetapi jika batasan telah ditetapkan dan jalan-jalan telah dipersiapkan, maka tidak ada syuf'ah.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa memberikan khutbah di samping batang pohon kurma. Ketika Nabi mulai menggunakan mimbar, batang pohon itu menangis karena rindu kepadanya hingga ia datang dan memegangnya, maka batang pohon itu pun menjadi
Shahih oleh Darussalam
Tamu itu tiga hari, dan hadiahnya adalah satu hari dan satu malam.
Shahih
Perumpamaan orang yang mematuhi perintah dan batasan Allah (atau orang yang mematuhi batasan dan peraturan yang ditetapkan oleh Allah) dibandingkan dengan orang yang berbuat salah dan melanggar batasan dan perintah Allah
Shahih
Rasulullah ﷺ melarang (persiapan) Nabidh dalam batang kayu berlubang, kendi yang dilapisi, dan labu.
Shahih
Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas, karena dia menganggap dirinya cukup. Sesungguhnya kepada Tuhanmu adalah tempat kembali. Apakah kamu melihat orang yang melarang seorang hamba ketika dia shalat? Apaka
Shahih oleh Al-Albani
Saya melihat Rasulullah (ﷺ) duduk di atas dua bata menghadap ke Baitul Maqdis untuk memenuhi hajatnya.
Shahih oleh Al-Albani
Abdullah bin Umar melaporkan: Masjid (Nabi) pada masa hidupnya dibangun dengan bata, atapnya dengan cabang pohon kurma, dan tiangnya dengan kayu palma, seperti yang dikatakan Mujahid: Abu Bakar tidak menambah apa pun. Na
Shahih
Buatkanlah untukku sebuah niche di sisi kubur dan pasanglah bata di atasku sebagaimana yang dilakukan kepada Rasulullah (ﷺ).
Shahih oleh Al-Albani
Akan ada dalam umat ini orang-orang yang melampaui batas dalam bersuci dan berdoa.
Shahih
Rasulullah ﷺ memberikan keputusan mengenai syuf'ah dalam setiap hal yang belum dibagi. Tetapi jika batas-batas telah ditentukan atau jalan-jalan telah diperbaiki, maka tidak ada syuf'ah.
Shahih
Nabi (ﷺ) biasa menyampaikan khutbahnya sambil berdiri di samping batang pohon kurma. Ketika beliau membuat mimbar, beliau menggunakannya sebagai ganti. Batang pohon itu mulai menangis dan Nabi (ﷺ) mendatanginya, mengusap
Shahih
Ibn 'Umar melaporkan: Saya kebetulan lewat di depan Rasulullah (semoga damai atasnya) dengan pakaian bawah saya yang menjuntai (di tanah). Beliau berkata: 'Abdullah, tariklah pakaianmu ke atas,' saya menariknya, dan beli
Shahih
Orang yang mahir dalam Al-Qur'an bersama dengan para malaikat yang mulia dan baik, dan orang yang membaca Al-Qur'an dan terbata-bata di dalamnya, dan itu sulit baginya, akan mendapatkan dua pahala.
Shahih
Demi Allah, saya tidak meletakkan satu bata di atas bata (membangun) atau menanam satu pohon kurma sejak wafatnya Nabi.
Shahih oleh Darussalam
Dari Anas, bahwa Nabi (ﷺ) biasa berkhutbah dengan bersandar pada batang pohon. Ketika beliau mulai menggunakan mimbar, beliau pergi ke mimbar, dan batang pohon itu mengeluarkan suara sedih. Maka beliau mendatanginya dan