Shahih oleh Al-Albani
Bab Dalam Harta-Harta Rasulullah صلى الله عليه وسلم
Mereka yaitu 'Ali dan al-'Abbas (semoga Allah meridhai mereka), sedang berselisih tentang apa yang Allah berikan kepada Rasul-Nya (ﷺ), yaitu harta Banu al-Nadir.
Shahih oleh Al-Albani
Mereka yaitu 'Ali dan al-'Abbas (semoga Allah meridhai mereka), sedang berselisih tentang apa yang Allah berikan kepada Rasul-Nya (ﷺ), yaitu harta Banu al-Nadir.
Shahih oleh Al-Albani
Saya bersumpah kepada kalian demi Allah yang dengan izin-Nya langit dan bumi berdiri. Apakah kalian tahu bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata: "Kami tidak diwarisi, apa yang kami tinggalkan adalah sedekah."
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) membakar pohon kurma Banu Nadir dan memotongnya di Al Buwairah. Maka, Allah Yang Maha Tinggi menurunkan ayat: 'pohon kurma yang kamu tebang atau kamu biarkan.'
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar may Allah be pleased with him said: “The Messenger of Allah (ﷺ) ordered burning and cutting down the date palms of Banu An-Nadir, and that (place was called Al-Buwairah. So Allah revealed: What you cut down of t
Shahih oleh Darussalam
Mengenai itu, penyair mereka berkata: 'Mudah bagi para elite Banu Luai – untuk membakar Al-Buwairah dengan cara yang menakutkan.'
Shahih oleh Darussalam
Kemudian Allah menurunkan firman-Nya: 'Apa yang kalian (wahai Muslim) tebang dari pohon kurma (musuh), atau kalian biarkan tetap berdiri...'
Shahih
Adapun Surah At-Taubah, itu dimaksudkan untuk menghinakan (kafir dan munafik). Selalu ada yang diturunkan di dalamnya (kata) minhum (dari mereka) dan minhom (dari mereka, yaitu demikianlah keadaan sebagian dari mereka).
Shahih
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Beberapa orang biasa memberikan beberapa pohon kurma kepada Nabi (ﷺ) sebagai hadiah hingga beliau menaklukkan Banu Quraiza dan Bani An-Nadir, setelah itu beliau mulai mengembalikan pohon
Shahih oleh Al-Albani
Dari seorang laki-laki dari sahabat Nabi: Abdur Rahman bin Ka'b bin Malik melaporkan bahwa orang-orang kafir Quraisy mengirim surat kepada Ibn Ubayy dan kepada mereka yang menyembah berhala dari al-Aws dan al-Khazraj, se
Shahih oleh Darussalam
Harta Banu An-Nadir adalah termasuk harta rampasan perang yang Allah berikan kepada Rasul-Nya yang tidak diperoleh oleh kaum Muslimin dengan mengerahkan kuda atau unta.
Shahih
It has been narrated on the authority of Abu Ishaq who said: A man asked Bara' (b. 'Azib): Did you run away on the Day of Hunain. O, Abu Umira? He said: No, by Allah, The Messenger of Allah (ﷺ) did not turn his back; (wh
Shahih
Saya menyebutkan kepada Ibn Abbas Surat Al-Hashr. Dia berkata, "Sebutlah Surat Al-Nadir."
Shahih oleh Al-Albani
Ja’far bin Muhammad melaporkan atas nama ayahnya, "Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat dhuhur dan ashar dengan satu adzan dan dua iqamah di Arafah dan tidak melakukan shalat sunnah di antara keduanya. Ia shalat maghrib
Shahih
Kemudian Allah menurunkan: 'Apa yang kamu (wahai Muslim) potong dari pohon kurma (musuh) atau kamu biarkan berdiri di batangnya, itu adalah dengan izin Allah, agar Dia dapat menutupi dengan rasa malu orang-orang yang dur
Shahih
Rasulullah (ﷺ) telah membakar pohon kurma Bani An-Nadir dan memotongnya di tempat yang disebut Al-Buwaira. Allah kemudian menurunkan: "Apa yang kamu tebang dari pohon kurma (musuh) atau kamu biarkan berdiri di batangnya.
Shahih
Nabi ﷺ membakar pohon kurma suku Bani An-Nadir dan memotongnya di tempat yang disebut Al-Buwaira.
Shahih
Bani An-Nadir dan Bani Quraiza berperang (melawan Nabi (ﷺ) melanggar perjanjian damai), maka Nabi mengusir Bani An-Nadir.
Shahih
Nabi ﷺ membakar pohon kurma Bani Nadir. Hassan bin Thabit berkata tentang peristiwa ini: "Pembakaran yang mengerikan di Al-Buwaira telah diterima dengan acuh tak acuh oleh para bangsawan Bani Luai."
Shahih
Orang-orang biasa memberikan sebagian pohon kurma mereka kepada Nabi ﷺ sebagai hadiah.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Umar: Nabi (ﷺ) biasa menjual kurma dari kebun Bani An-Nadir dan menyimpan untuk keluarganya makanan yang cukup untuk kebutuhan mereka selama setahun.