Bab Tentang Surah At-Taubah dan Al-Anfal serta Al-Hashr
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُطِيعٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ أَبِي بِشْرٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، قَالَ قُلْتُ لاِبْنِ عَبَّاسٍ سُورَةُ التَّوْبَةِ قَالَ آلتَّوْبَةِ قَالَ بَلْ هِيَ الْفَاضِحَةُ مَا زَالَتْ تَنْزِلُ وَمِنْهُمْ وَمِنْهُمْ . حَتَّى ظَنُّوا أَنْ لاَ يَبْقَى مِنَّا أَحَدٌ إِلاَّ ذُكِرَ فِيهَا . قَالَ قُلْتُ سُورَةُ الأَنْفَالِ قَالَ تِلْكَ سُورَةُ بَدْرٍ . قَالَ قُلْتُ فَالْحَشْرُ قَالَ نَزَلَتْ فِي بَنِي النَّضِيرِ .
Dari Sa'id bin Jubair: Saya berkata kepada Ibn 'Abbas tentang Surah At-Taubah, maka dia berkata: Adapun Surah At-Taubah, itu dimaksudkan untuk menghinakan (kafir dan munafik). Selalu ada yang diturunkan di dalamnya (kata) minhum (dari mereka) dan minhom (dari mereka, yaitu demikianlah keadaan sebagian dari mereka) hingga mereka (kaum Muslim) mengira bahwa tidak ada yang tersisa dari mereka yang tidak disebutkan (dihukum) atas satu kesalahan atau lainnya. Saya bertanya lagi: Bagaimana dengan Surah Al-Anfal? Dia berkata: Itu berkaitan dengan Perang Badar. Saya bertanya lagi tentang Surah Al-Hashr. Dia berkata: Itu diturunkan berkenaan dengan (suku) Banu Nadir.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
