Shahih
Bab Keutamaan Rumah-Rumah Ansar
Dari Abu Usaid, bahwa ia mendengar Nabi SAW bersabda, "Yang terbaik dari Ansar, atau yang terbaik dari keluarga Ansar adalah Banu An-Najjar, Banu `Abdul Ash-hal, Banu Al-Harith, dan Banu Sai'da."
Shahih
Dari Abu Usaid, bahwa ia mendengar Nabi SAW bersabda, "Yang terbaik dari Ansar, atau yang terbaik dari keluarga Ansar adalah Banu An-Najjar, Banu `Abdul Ash-hal, Banu Al-Harith, dan Banu Sai'da."
Shahih
Seorang dari Irak berkata kepadanya untuk menanyakan kepada 'Urwa bin Zubair untuknya apakah seorang yang mengenakan Ihram untuk Haji diperbolehkan untuk melepaskannya atau tidak saat ia tawaf di sekitar Ka'bah. Dan jika
Shahih
Rumah-rumah terbaik dari Ansar adalah rumah Bani An-Najjar, kemudian Bani Abdul Ash-hal, kemudian Bani Al-Harith bin Al-Khazraj, kemudian Bani Saida; tetapi terdapat kebaikan di semua rumah Ansar.
Shahih
Nabi (ﷺ) bersabda, "Rumah-rumah terbaik dari Ansar adalah rumah Bani An-Najjar, kemudian rumah Abdul Ash-hal, kemudian rumah Bani Al-Harith, kemudian rumah Bani Saida; dan di setiap rumah Ansar terdapat kebaikan."
Shahih
“Tidak diragukan lagi! Barangsiapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah mati, tetapi barangsiapa yang menyembah Allah, maka Allah itu Hidup dan tidak akan mati.”
Shahih
Tidak diragukan lagi! Siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah mati, tetapi siapa yang menyembah Allah, maka Allah Hidup dan tidak akan mati.
Shahih
It has been narrated on the authority of Abu Ishaq who said: A man asked Bara' (b. 'Azib): Did you run away on the Day of Hunain. O, Abu Umira? He said: No, by Allah, The Messenger of Allah (ﷺ) did not turn his back; (wh
Hasan oleh Al-Albani
A man from Banu Abdullah ibn Ka'b brethren of Banu Qushayr (not Anas ibn Malik, the well-known Companion), said: A contingent from the cavalry of the Messenger of Allah (ﷺ) raided us. I reached (for he said went) to the