Bab Memilih Berbuka
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana syaybanu ibnu farrukha, haddatsana abu hilalin arrasibiyyu, haddatsana abnu sawadaha alqusyayriyyu, an anasi ibni malikin, - rajulin min ibani abdi allahi ibni kabin ikhwahi ibani qusyayrin - qala agharat alayna khaylun lirasuli allahi fantahaytu - aw qala fanthalaqtu - ila rasuli allahi wahuwa yakulu faqala " ajlis faashib min thaamina hadza ". faqultu inni shaimun. qala " ajlis uhadditska ani asshalahi waani asshiyami inna allaha taala wadhaa syathra asshalahi aw nishfa asshalahi waasshawma ani almusafiri waani almurdhii awi alhubla ". waallahi laqad qalahuma jamian aw ahadahuma qala fatalahhafat nafsi an la akuna akaltu min thaami rasuli allahi.
Telah menceritakan kepada kami Syaban bin Farukh, telah menceritakan kepada kami Abu Hilal Al-Rasibi, telah menceritakan kepada kami Ibn Sawadah Al-Qushayri, dari Anas bin Malik, seorang lelaki dari Banu Abdullah bin Ka'b, saudara-saudara Banu Qushayr, ia berkata: "Sebuah pasukan berkuda dari Rasulullah ﷺ menyerang kami. Aku pergi kepada Rasulullah ﷺ yang sedang makan. Beliau berkata: 'Duduklah, dan ambillah dari makanan kami ini.' Aku berkata: 'Aku sedang berpuasa.' Beliau berkata: 'Duduklah, aku akan memberitahumu tentang shalat dan puasa. Sesungguhnya Allah telah menghapus setengah shalat bagi musafir, dan puasa bagi musafir, wanita yang menyusui dan wanita hamil.' Demi Allah, beliau menyebutkan keduanya (yakni wanita yang menyusui dan wanita hamil) atau salah satunya. Aku sangat menyesal tidak bisa makan dari makanan Rasulullah ﷺ."