Shahih oleh Darussalam
Bab Larangan Menjual Buah Sebelum Terlihat Kematangannya
Nabi ﷺ melarang menjual buah-buahan hingga terlihat kematangannya.
20 hadits yang bikin bisnismu berkah dan diridhai Allah
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ melarang menjual buah-buahan hingga terlihat kematangannya.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ melarang menjual buah hingga matang. Dia ditanya: Apa yang dimaksud dengan kematangan? Dia menjawab: Buah menjadi merah atau kuning, dan dapat dimakan.
Shahih oleh Darussalam
Janganlah kalian menjual buah sampai terlihat kematangannya.
Shahih oleh Darussalam
Jual beli itu melibatkan sumpah (palsu) dan pembicaraan sia-sia, maka campurkanlah sedikit sedekah dengan itu.
Shahih oleh Darussalam
Semoga Allah merahmati seorang hamba yang bersikap lembut ketika ia menjual, lembut ketika ia membeli, dan lembut ketika ia meminta pembayaran.
Shahih oleh Darussalam
It was narrated that 'Aishah said: "The Messenger of Allah ﷺ said: 'The best (most pure) food that a man eats is that which he has earned himself, and his child (and his child's wealth) is part of his earning."
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ memberikan keringanan dalam jual beli 'Araya dengan perkiraan kurma.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang kami menjual perak untuk perak, emas untuk emas, gandum untuk gandum, barley untuk barley, dan kurma untuk kurma.
Shahih oleh Darussalam
Bersikaplah moderat dalam mencari hal-hal duniawi, karena setiap orang akan dimudahkan untuk apa yang diciptakan baginya.
Shahih oleh Darussalam
bahwa Rasulullah ﷺ menjual sebuah cangkir dan sebuah selimut (untuk kuda atau unta) kepada penawar tertinggi.
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar: Rasulullah ﷺ membuat kesepakatan dengan orang-orang Khaibar untuk bekerja dan bercocok tanam sebagai imbalan setengah dari buah-buahan atau hasil.
Shahih oleh Darussalam
Ours is not a bad example: The one who takes back his gift is like the dog who takes back his vomit.
Shahih oleh Al-Albani
Timbanglah dan berikan lebih.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang bertemu dengan pemilik barang (di luar pasar).
Shahih oleh Darussalam
(Jual) perak untuk perak, emas untuk emas, barley untuk barley, gandum untuk gandum, sama untuk sama.
Shahih oleh Darussalam
Zaid bin Thabit menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah ﷺ memberikan keringanan mengenai penjualan 'Araya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ menjumpai saya ketika saya sedang menunggang unta kami yang jelek, lalu saya berkata: 'Kami memiliki unta yang jelek, ya celakanya!' Nabi ﷺ bersabda: 'Apakah kamu mau menjualnya kepadaku, wahai Jabir?'
Hasan oleh Al-Albani
The Messenger of Allah ﷺ said: Profit follows responsibility.
Rasulullah ﷺ memberikan keringanan dalam menjual hasil perkebunan 'Araya dengan memperkirakan kurma.
Hasan oleh Darussalam
It was narrated from Jabir that: the Prophet ﷺ forbade Muhaqalah, Muzahanah, Mukhabarah and selling with an exception unless it is defined.