Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Ukuran Letak Sarung
Menggantungkan (pakaian) dalam sarung, baju, dan sorban. Jika ada yang menyeret salah satunya dengan kesombongan, Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.
20 hadits tentang larangan isbal dan ancaman bagi yang sombong menyeret pakaiannya
Shahih oleh Al-Albani
Menggantungkan (pakaian) dalam sarung, baju, dan sorban. Jika ada yang menyeret salah satunya dengan kesombongan, Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.
Shahih
Allah tidak akan melihat kepada orang yang menyeret pakaiannya karena kesombongan.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn 'Umar bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang dengan sombong menyeret pakaiannya, Allah tidak akan melihatnya pada Hari Kiamat." Umm Salamah bertanya: "Apa yang harus dilakukan wanita dengan kain mereka?" Belia
Shahih
Allah tidak akan melihat kepada orang yang menggeret kainnya dengan sombong.
Shahih oleh Darussalam
Pergilah dan lepaskan pakaian itu.
Shahih oleh Darussalam
Janganlah kalian mengenakan baju (atau baju-baju), atau 'Imamah, atau celana, atau Khuffs kecuali jika seseorang tidak menemukan sandal, maka dia harus memotongnya (Khuffs) sehingga berada di bawah pergelangan kaki atau
Shahih oleh Darussalam
Janganlah kalian mengenakan baju atau celana, atau sorban, atau jubah, atau khuf, kecuali jika seseorang tidak memiliki sandal, maka biarkan dia mengenakan khuf yang lebih rendah dari pergelangan kaki. Dan janganlah kali
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang saya mengenakan cincin emas, dan dari mengenakan pakaian Al-Qassiyah, dan pakaian yang diwarnai dengan safflower, dan membaca Al-Qur'an saat saya sedang ruku.
Shahih oleh Darussalam
Saya dilarang mengenakan pakaian merah dan cincin emas, serta membaca Al-Qur'an ketika sedang ruku.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal As-Samma' dan membungkus diri dalam satu pakaian (yang tidak menutupi bagian pribadi).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal As-Samma' dan membungkus diri dalam satu pakaian (yang tidak menutupi bagian pribadi).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal As-Samma' dan membungkus diri dalam satu pakaian (yang tidak menutupi bagian pribadi).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang dua jenis pakaian: Ishtimalus-Samma’ dan Ihtiba’, yang mengakibatkan aurat seseorang terbuka ke arah langit.
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ melarang dua jenis pakaian. Dua jenis pakaian tersebut adalah Ishtimalus-Samma’ dan Ihtiba’ dalam satu kain, tanpa ada bagian dari kain tersebut yang menutupi auratnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Jabir: "Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal As-Samma, Al-Ihtiba dalam satu pakaian, dan agar seorang laki-laki tidak mengangkat salah satu kakinya di atas kaki yang lain saat ia berbaring telentang."
Shahih oleh Darussalam
Dari Jabir: "Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal As-Samma, Al-Ihtiba dalam satu pakaian, dan bahwa seorang lelaki mengangkat salah satu kakinya di atas kaki yang lain saat dia berbaring telentang."
Hasan oleh Darussalam
Al-Isbal dapat berlaku pada Izar, Qamis, dan sorban. Siapa pun yang menyeret salah satu dari ini karena kesombongan, Allah tidak akan melihatnya pada Hari Kebangkitan.
Dia tidak boleh mengenakan baju, atau burdah, atau celana, atau imamah (sorban), atau pakaian yang telah terkena (dijahit dengan) wars atau saffron.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang dua jenis pakaian: Ishtimalus-Samma’ dan Ihtiba’ dalam satu pakaian, ketika kamu mengungkapkan auratmu ke arah langit.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang sutra, emas, dan pelana yang terbuat dari kulit macan.