Shahih
Bab Siapa yang Ingin Berperang tetapi Menyamar dengan yang Lain, dan Siapa yang Mencintai untuk Berangkat pada Hari Kamis
Nabi ﷺ berangkat pada hari Kamis untuk Ghazwa Tabuk dan beliau lebih suka berangkat (yaitu bepergian) pada hari Kamis.
20 hadits yang menginspirasi semangat perjuangan dan keteladanan Nabi dalam ghazwa.
Shahih
Nabi ﷺ berangkat pada hari Kamis untuk Ghazwa Tabuk dan beliau lebih suka berangkat (yaitu bepergian) pada hari Kamis.
Shahih oleh Al-Albani
Sesungguhnya tempat berkumpulnya kaum Muslimin pada hari perang adalah di al-Ghutah dekat sebuah kota yang disebut Damaskus, salah satu kota terbaik di Syam.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad, telah mengabarkan kepada kami Abdullah, telah mengabarkan kepada kami Yunus, dari Az-Zuhri, ia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Abdurrahman bin Abdullah bin Ka'b bin
Shahih
beliau tidak pernah berniat untuk melakukan Ghazwa kecuali menggunakan taktik lain.
Shahih
Kami keluar bersama Nabi ﷺ untuk sebuah Ghazwa dan kami enam orang yang memiliki satu unta yang kami tunggangi secara bergiliran.
Shahih
Dari Jabir bin Abdullah: bahwa ia berperang dalam sebuah Ghazwa menuju Najd bersama Rasulullah ﷺ dan ketika Rasulullah ﷺ kembali, ia juga kembali bersamanya. Waktu siang untuk tidur siang telah tiba ketika mereka berada
Shahih
Jabir menyebutkan bahwa ia telah berpartisipasi dalam sebuah Ghazwa menuju Najd di hadapan Rasulullah ﷺ.
Shahih
Dari Abdullah: Setiap kali Rasulullah ﷺ kembali dari Ghazwa, Haji atau Umrah, ia biasa memulai (mengucapkan), "Allahu-Akbar," tiga kali dan kemudian ia berkata, "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sendiri
Shahih oleh Al-Albani
Jarang sekali Rasulullah ﷺ berangkat dalam perjalanan pada hari lain kecuali pada hari Kamis.
Shahih
Besok, jika Allah menghendaki, tempat kita berkemah adalah Khaif Bani Kinana di mana (orang-orang kafir) bersumpah untuk setia kepada kekafiran.
Shahih
Ka'b bin Malik biasa berkata:
Shahih
Jabir bin Abdullah berkata: Ketika parit digali, saya melihat Nabi ﷺ dalam keadaan sangat lapar. Maka saya kembali kepada istri saya dan berkata, "Apakah kamu punya sesuatu (untuk dimakan), karena saya telah melihat Rasu
Shahih oleh Darussalam
Bahwa Rasulullah ﷺ biasa berangkat ke tempat shalat di pagi hari pada hari raya, dan sebuah tombak kecil dibawa di depannya.
Shahih
Ketika hari (perang) Hunain, suku Hawazin dan Ghatafan serta lainnya, bersama hewan dan anak-anak mereka datang untuk melawan Nabi ﷺ. Nabi ﷺ bersama sepuluh ribu orang dan beberapa dari Tulaqa. Para sahabat melarikan dir
Shahih
Hari pertama yang saya saksikan adalah hari Khandaq.
Shahih
Jabir berkata bahwa Nabi ﷺ memimpin orang-orang dalam Shalat Khauf pada hari Muharib dan Tha'laba (yaitu hari pertempuran Dhat Al-Riqa').
Shahih
Narrated Jabir bin `Abdullah: We took part in the Ghazwa of Najd along with Allah's Messenger ﷺ and when the time for the afternoon rest approached while he was in a valley with plenty of thorny trees, he dismounted unde
Shahih
Ia berkata: 'Insya Allah, kita akan kembali.'
Shahih
Ketika hari Ahzab, dan Rasulullah ﷺ menggali parit, aku melihat beliau mengangkut tanah dari parit hingga debu menutupi kulit perutnya, dan beliau adalah seorang yang berbadan kekar. Aku mendengar beliau melantunkan syai
Shahih
Dari Ibn Abbas berkata, "Hari Kamis! Apa (peristiwa besar) yang terjadi pada hari Kamis!" Kemudian ia mulai menangis hingga air matanya membasahi kerikil tanah. Kemudian ia berkata, "Pada hari Kamis, penyakit Rasulullah