Shahih
Bab Apa yang Dikatakan tentang Kafarat Penyakit
Tidaklah seorang Muslim terkena keletihan, penyakit, kesedihan, kesusahan, atau rasa sakit, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah menghapuskan sebagian dosanya dengan itu.
20 hadits yang mengingatkan bahwa sakit bisa menjadi kaffarat dosa
Shahih
Tidaklah seorang Muslim terkena keletihan, penyakit, kesedihan, kesusahan, atau rasa sakit, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah menghapuskan sebagian dosanya dengan itu.
Shahih
Tidaklah seorang Muslim terkena keletihan, penyakit, kesedihan, kesusahan, atau rasa sakit, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah menghapuskan sebagian dosanya dengan itu.
Shahih
Tidak ada seorang Muslim pun yang tertimpa suatu bahaya, melainkan Allah akan menghapuskan dosanya seperti daun-daun pohon yang rontok.
Shahih
Tidaklah seorang mukmin ditimpa dengan sakit, kesulitan, atau kesedihan, bahkan dengan kekhawatiran yang mengganggu, melainkan diampuni baginya dari dosa-dosanya.
Shahih oleh Darussalam
Tidak ada sesuatu pun yang menimpa seorang mukmin, baik keletihan, kesedihan, penyakit - bahkan sebuah kekhawatiran yang mengganggunya - melainkan Allah menghapuskan dengan itu sebagian dari dosa-dosanya.
Shahih oleh Darussalam
Tidaklah seorang mukmin tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mengangkatnya dengan itu derajat dan menghapuskan darinya dengan itu kesalahan.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika Allah telah menetapkan bagi seorang hamba derajat yang belum dapat dicapainya dengan amalnya, Allah mengujinya dengan sakit pada tubuhnya, atau pada hartanya, atau pada anak-anaknya.
Shahih
Abu Huraira melaporkan dari Rasulullah ﷺ bahwa Tuhannya, Yang Maha Tinggi dan Mulia, berkata: Seorang hamba telah berbuat dosa dan ia berkata: Ya Allah, ampunilah dosaku, dan Allah (Yang Maha Tinggi dan Mulia) berkata: H
Shahih
Abu Huraira melaporkan bahwa ketika ayat ini diturunkan: "Siapa yang berbuat jahat, maka dia akan dibalas dengan itu", dan ketika ini disampaikan kepada kaum Muslimin, mereka sangat terganggu. Kemudian Rasulullah ﷺ bersa
Shahih oleh Darussalam
Tidak ada seorang hamba yang beriman yang melakukan dosa, kemudian berwudhu dan melakukannya dengan baik, lalu shalat dua raka'at dan meminta ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuninya.
Shahih
Seorang Muslim yang bersuci dan menyempurnakan wudhu yang diperintahkan Allah, lalu shalat lima waktu ini, akan menjadi penghapus dosa-dosa yang terjadi di antara shalat-shalat tersebut.
Shahih
Ketika seorang hamba - seorang Muslim atau seorang Mukmin - mencuci wajahnya (dalam proses wudhu), setiap dosa yang ia lihat dengan matanya, akan dihapus dari wajahnya bersama air, atau dengan tetesan air terakhir; ketik
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Dari satu umrah ke umrah yang lain adalah penghapus dosa-dosa yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.”
Shahih oleh Darussalam
Aku jatuh sakit dan Rasulullah ﷺ datang menjengukku, ia dan Abu Bakr bersamanya, dan mereka datang berjalan.
Shahih oleh Darussalam
Tidak ada nadzar bagi seorang hamba (Allah) dalam hal yang tidak dimilikinya, dan mencaci seorang mukmin seperti membunuhnya, dan siapa pun yang menuduh seorang mukmin dengan kekufuran, maka dia seperti telah membunuhnya
Shahih
Kemudian turunlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.
Shahih
Menghina seorang Muslim adalah Fusuq (perbuatan jahat) dan membunuhnya adalah Kufr (kekufuran).
Hasan oleh Darussalam
Ibn Ubaid bin Umair berkata dari ayahnya: "Ibn Umar berdesak-desakan pada dua sudut (dalam cara yang tidak pernah saya lihat dilakukan oleh salah satu Sahabat Nabi ﷺ)." Maka saya berkata: 'Wahai Abu Abdur-Rahman! Anda be
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Umrah dari satu umrah ke umrah yang lain adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.'
Hasan oleh Darussalam
Tidak ada seorang pun yang melakukan dosa kemudian dia berwudhu dan melakukannya dengan baik, lalu dia shalat dua raka'at, tetapi Allah akan mengampuninya.