Bab Perang Uhud
Shahih
haddatsana ubaydu allahi ibnu musa, an israila, an abi ishaqa, ani albarai rdh allah nh qala laqina almusyrikina yawmaidzin, waajlasa annabiyyu jaysyan mina arrumahi, waammara alayhim abda allahi waqala " la tabrahu, in raaytumuna zhaharna alayhim fala tabrahu wain raaytumuhum zhaharu alayna fala tuinuna ". falamma laqina harabu hatta raaytu annisaa yasytadidna fi aljabali, rafana an suqihinna qad badat khalakhiluhunna, faakhadzu yaquluna alghanimaha alghanimaha. faqala abdu allahi ahida ilaa annabiyyu an la tabrahu. faabaw, falamma abaw shurifa wujuhuhum, faushiba sabuna qatilan, waasyrafa abu sufyana faqala afi alqawmi muhammadun faqala " la tujibuhu ". faqala afi alqawmi abnu abi quhafaha qala " la tujibuhu ". faqala afi alqawmi abnu alkhatthabi faqala inna haulai qutilu, falaw kanu ahyaan lajabu, falam yamlik umaru nafsahu faqala kadzabta ya aduwwa allahi, abqa allahu alayka ma yukhzika. qala abu sufyana ulu hubal. faqala annabiyyu " ajibuhu ". qalu ma naqulu qala " qulu allahu ala waajallu ". qala abu sufyana lana aluzza wala uzza lakum. faqala annabiyyu " ajibuhu ". qalu ma naqulu qala " qulu allahu mawlana wala mawla lakum ". qala abu sufyana yawmun biyawmi badrin, waalharbu sijalun, watajiduna mutslahan lam amur biha walam tasuni. akhbarani abdu allahi ibnu muhammadin, haddatsana sufyanu, an amrinw, an jabirin, qala ashthabaha alkhamra yawma uhudin nasun tsumma qutilu syuhadaa.
Al-Bara’ bin ‘Azib meriwayatkan bahwa pada hari Perang Uhud, Nabi ﷺ menempatkan sekelompok pemanah pada sebuah posisi strategis dan mengangkat Abdullah bin Jubair sebagai pemimpin mereka. Beliau berpesan: “Jangan tinggalkan posisi ini. Jika kalian melihat kami menang, jangan tinggalkan posisi; jika kalian melihat kami kalah, jangan datang membantu kami.” Ketika peperangan terjadi, kaum musyrikin melarikan diri hingga terlihat para wanita mereka naik ke gunung dengan kaki tersingkap. Kaum Muslimin berkata, “Ghanimah! Ghanimah!” Abdullah bin Jubair berkata, “Rasulullah memerintahkan agar kita tidak meninggalkan tempat.” Namun mereka tetap pergi, sehingga Allah menimpakan kekacauan kepada mereka dan 70 orang gugur. Abu Sufyan kemudian berdiri di atas tempat tinggi dan bertanya apakah Nabi ﷺ, Abu Bakar, dan Umar masih hidup. Nabi ﷺ melarang menjawab. Ketika Abu Sufyan menyimpulkan bahwa mereka telah terbunuh, Umar tak dapat menahan diri dan berkata: “Engkau berdusta, wahai musuh Allah!” Abu Sufyan berseru, “Tinggilah Hubal!” Nabi ﷺ memerintahkan sahabat menjawab: “Allah lebih tinggi dan lebih agung!” Abu Sufyan lalu berkata, “Kami memiliki Al-‘Uzza, kalian tidak!” Nabi ﷺ memerintahkan menjawab: “Allah adalah penolong kami, kalian tidak memiliki penolong.” Abu Sufyan berkata: “Hari ini membalas hari Badr; perang silih berganti.” Ia menambahkan bahwa kaum musyrikin memutilasi jenazah kaum Muslimin, tetapi ia mengaku tidak memerintahkan dan tidak menyesal. Jabir meriwayatkan bahwa beberapa orang meminum khamr pada pagi hari Uhud (sebelum khamr diharamkan), kemudian gugur sebagai syuhada.