Sunan Abu Dawud · Kitab Thaharah · No. 303

Bab Siapa yang Mengatakan Mandi di Antara Hari-Hari

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ، - يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ - عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُثْمَانَ، أَنَّهُ سَأَلَ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ عَنِ الْمُسْتَحَاضَةِ، فَقَالَ تَدَعُ الصَّلاَةَ أَيَّامَ أَقْرَائِهَا ثُمَّ تَغْتَسِلُ فَتُصَلِّي ثُمَّ تَغْتَسِلُ فِي الأَيَّامِ ‏.‏

Muhammad bin 'Uthman bertanya kepada al-Qasim bin Muhammad tentang wanita yang mengalami aliran darah yang berkepanjangan. Dia menjawab: Dia harus meninggalkan shalat selama masa haidnya, kemudian mandi dan shalat; kemudian dia harus mandi selama masa haidnya.