Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Wadah
Ketika Rasulullah ﷺ melarang penggunaan wadah (minuman), kaum Anshar berkata: "Kami pasti membutuhkannya." Maka beliau bersabda: "Jika demikian, maka tidak ada."
Shahih oleh Al-Albani
Ketika Rasulullah ﷺ melarang penggunaan wadah (minuman), kaum Anshar berkata: "Kami pasti membutuhkannya." Maka beliau bersabda: "Jika demikian, maka tidak ada."
Shahih oleh Darussalam
Aku pernah melarang kalian dari wadah tertentu. Sekarang rendamlah (buah-buahan) dalam wadah mana saja yang kalian inginkan, tetapi waspadalah terhadap setiap yang memabukkan.
Shahih
Orang-orang ragu apakah Nabi ﷺ berpuasa pada hari Arafah atau tidak, maka sebuah wadah minum yang penuh susu dikirimkan kepada beliau, dan beliau meminumnya.
Shahih oleh Darussalam
Aku pernah melarang kalian dari tiga hal: Mengunjungi kuburan, tetapi sekarang kunjungilah, semoga kunjungan itu menambah kebaikanmu; dan aku melarang kalian (menyimpan) daging kurban lebih dari tiga hari, tetapi sekaran
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Qatadah: Rasulullah ﷺ bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian minum, maka janganlah ia bernapas di dalam wadah minumnya, dan apabila salah seorang di antara kalian pergi ke tempat buang ai
Shahih
Apabila salah seorang di antara kalian berkemih, maka janganlah ia memegang kemaluannya atau membersihkan bagian pribadinya dengan tangan kanannya. (Dan saat minum) janganlah ia bernapas di dalam wadah minum.
Shahih
Bergembiralah (atas apa yang akan saya lakukan untukmu).
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ibn Abi Qatadah, dari ayahnya, bahwa Nabi (ﷺ) melarang bernafas ke dalam wadah (ketika minum), menyentuh kemaluan dengan tangan kanan, dan membersihkan diri dengan tangan kanan.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn 'Abbas berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melakukan perjalanan di bulan Ramadan dan berpuasa sampai ia mencapai 'Usfan. Kemudian ia meminta sebuah wadah dan minum di siang hari ketika orang-orang bisa meliha
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Marzuq, ia berkata: Saya mendengar Fadalah bin 'Ubaid Al-Ansari menceritakan bahwa Nabi (ﷺ) keluar kepada mereka pada hari di mana dia berpuasa. Dia meminta sebuah wadah dan minum. Kami berkata: 'Wahai Rasululla
Shahih
Janganlah kalian minum dalam wadah emas atau perak, dan janganlah kalian mengenakan pakaian sutra atau dibaj, karena barang-barang ini adalah untuk mereka (kafir) di dunia ini dan untuk kalian di akhirat.
Shahih
Siapa yang minum dalam wadah perak, sesungguhnya ia hanya mengisi perutnya dengan api neraka.
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya orang yang minum dari wadah perak hanyalah menelan api neraka ke dalam perutnya.
Shahih oleh Darussalam
Dari Hudhaifah, dia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melarang minum dari wadah emas dan perak. Dia berkata: 'Mereka adalah untuk mereka di dunia dan untuk kalian di akhirat.'
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang minum dari wadah perak, seolah-olah dia menelan api neraka ke dalam perutnya.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn Abi Laila berkata: Ketika Hudhaifah berada di al-Mada’in, ia meminta air. Seorang petani membawakan kepadanya sebuah wadah perak. Ia melemparkannya dan berkata: Saya melemparkannya, karena saya telah melarangnya teta
Shahih
Aku melemparkannya karena aku telah memberitahunya untuk tidak menggunakannya, tetapi dia tidak berhenti menggunakannya. Nabi (ﷺ) melarang kami untuk mengenakan pakaian sutra atau dibaj, dan untuk minum dalam wadah emas
Shahih
Umm Salama, istri Allah's Messenger (ﷺ), berkata: He who drinks in the vessel of silver in fact drinks down in his belly the fire of Hell.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Shu'bah bin Al-Hakam: "Saya mendengar Ibn Abi Laila menceritakan bahwa Hudhaifah meminta air, lalu seseorang membawakan kepadanya sebuah wadah dari perak. Ia melemparkannya dan berkata: 'Saya memang tel
Shahih
Nabi (ﷺ) melarang kami untuk minum dari wadah emas dan perak, atau makan di dalamnya, dan juga melarang memakai sutra dan dibaj atau duduk di atasnya.