Shahih Al-Bukhari · Kitab Wudhu · No. 153

Bab Larangan Menggunakan Tangan Kanan untuk Istinja'

Shahih

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ ـ هُوَ الدَّسْتَوَائِيُّ ـ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَتَنَفَّسْ فِي الإِنَاءِ، وَإِذَا أَتَى الْخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ، وَلاَ يَتَمَسَّحْ بِيَمِينِهِ ".

haddatsana muadzu ibnu fadhalaha, qala haddatsana hisyamun huwa addastawaiyyu an yahya ibni abi katsirin, an abdi allahi ibni abi qatadaha, an abihi, qala qala rasulu allahi " idza syariba ahadukum fala yatanaffas fi alinai, waidza ata alkhalaa fala yamassa dzakarahu biyaminihi, wala yatamassah biyaminihi ".

Diriwayatkan dari Abu Qatadah: Rasulullah ﷺ bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian minum, maka janganlah ia bernapas di dalam wadah minumnya, dan apabila salah seorang di antara kalian pergi ke tempat buang air, maka janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya, dan janganlah ia membersihkan bagian pribadinya dengan tangan kanannya."

Penjelasan