Shahih oleh Darussalam
Bab Keluarnya Cairan Kuning dan Coklat
Diriwayatkan bahwa Muhammad berkata: "Umm 'Atiyah berkata: 'Kami tidak menganggap keluarnya cairan kuning dan coklat sebagai sesuatu yang penting.'"
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Muhammad berkata: "Umm 'Atiyah berkata: 'Kami tidak menganggap keluarnya cairan kuning dan coklat sebagai sesuatu yang penting.'"
Shahih oleh Darussalam
“Biarkanlah gadis-gadis yang sudah baligh, wanita-wanita yang tinggal di tempat tersembunyi, dan wanita-wanita yang sedang haid keluar dan menyaksikan kebaikan dan doa-doa kaum Muslimin, tetapi biarkanlah wanita-wanita y
Shahih oleh Al-Albani
This tradition has also been narrated by Umm 'Atiyyah though a different chain of transmitters. She said: We were commanded to go out (for offering the 'Id prayer). She further said: The menstruating women stood behind t
Shahih oleh Darussalam
Dari Umm 'Atiyyah: "Rasulullah (ﷺ) masuk kepada kami ketika kami sedang mencuci putrinya dan berkata: 'Cucilah dia tiga kali atau lima kali, atau lebih jika kalian anggap perlu, dengan air dan daun lotus, dan letakkan ka
Shahih oleh Darussalam
Salah satu putri Nabi (ﷺ) meninggal, dan dia mengirimkan pesan kepada kami dengan mengatakan: 'Cucilah dia dengan air dan daun bidara, dan cucilah dia dengan jumlah ganjil, tiga, atau lima, atau tujuh jika kalian anggap
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Umm 'Atiyyah: Rasulullah (ﷺ) melarang kami untuk meratapi.
Shahih oleh Al-Albani
Kami dilarang untuk mengikuti jenazah, tetapi tidak ditekankan kepada kami.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) menerima bai'at kami bahwa kami tidak akan meratap (atas orang yang meninggal).
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Muhammad bin Sirin bahwa Umm 'Atiyyah Al-Ansariyyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) masuk kepada kami ketika putrinya meninggal, dan berkata: 'Cucilah dia tiga kali atau lima kali, atau lebih jika Anda merasa
Shahih oleh Al-Albani
Kami mengepang rambutnya dalam tiga kepang.
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Qatadah: Muhammad bin Sirin biasa belajar cara memandikan jenazah dari Umm 'Atiyyah: ia memandikan dengan daun sidir dua kali dan yang ketiga dengan air dan kapur barus.
Shahih oleh Darussalam
Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Mansur, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ayyub, dari Muhammad, dari Umm 'Atiyyah, ia berkata: Ketika saya ingin memberi bai'at kepada Rasulullah, saya berkat
Shahih oleh Darussalam
Hammad melaporkan dari Ayyub: "Dan Hafsah berkata, dari Umm 'Atiyyah: 'Kami mengikat rambutnya dalam tiga kepang.'"
Shahih oleh Darussalam
Mandilah dia dengan jumlah ganjil.
Shahih oleh Darussalam
Muhammad bin Sirin narrated that Umm ‘Atiyyah said: “The Messenger of Allah (ﷺ) entered upon us when we were washing his daughter Umm Kulthum. He said: ‘Wash her three or five times, or more than that if you think you ne
Shahih oleh Al-Albani
Umm 'Atiyyah telah meriwayatkan hadis ini melalui sanad yang berbeda.
Shahih oleh Darussalam
Umm Atiyyah menceritakan: "Salah satu putri Nabi (ﷺ) meninggal, maka beliau bersabda: 'Mandilah dia dengan jumlah ganjil, tiga, atau lima, atau lebih dari itu jika kalian anggap perlu. Mandilah dia dengan air dan sidr, d
Shahih oleh Darussalam
Umm ‘Atiyyah berkata: “Kami dilarang mengikuti jenazah, tetapi itu tidak diwajibkan atas kami.”
Shahih oleh Al-Albani
‘Umm Athiyah melaporkan bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: "Seorang wanita tidak boleh berduka lebih dari tiga (hari) kecuali selama empat bulan dan sepuluh hari dalam kasus suami, dan dia tidak boleh mengenakan pakaian yang dicat
Shahih oleh Al-Albani
Dari Umm 'Atiyyah: Rasulullah (ﷺ) datang ketika putrinya meninggal, dan beliau bersabda: "Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara tiga atau lima kali atau lebih jika kalian anggap perlu, dan letakkan kapur barus, atau