Bab Bai'at Perempuan
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ، قَالَتْ لَمَّا أَرَدْتُ أَنْ أُبَايِعَ، رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ امْرَأَةً أَسْعَدَتْنِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَأَذْهَبُ فَأُسْعِدُهَا ثُمَّ أَجِيئُكَ فَأُبَايِعُكَ . قَالَ " اذْهَبِي فَأَسْعِدِيهَا " . قَالَتْ فَذَهَبْتُ فَسَاعَدْتُهَا ثُمَّ جِئْتُ فَبَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم .
Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Mansur, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ayyub, dari Muhammad, dari Umm 'Atiyyah, ia berkata: Ketika saya ingin memberi bai'at kepada Rasulullah, saya berkata: 'Wahai Rasulullah, seorang wanita telah membantu saya di masa Jahiliyah; bolehkah saya pergi menolongnya, kemudian saya kembali kepada Anda untuk memberi bai'at?' Beliau bersabda: 'Silakan pergi dan bantulah dia.' Maka saya pergi, menolongnya, kemudian saya kembali dan memberi bai'at kepada Rasulullah.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
