Shahih
Bab Menetapkan Haudh Nabi kita صلى الله عليه وسلم dan Sifat-sifatnya
Haudh-Nya akan seluas jarak antara San'a' dan Medina.
Shahih
Haudh-Nya akan seluas jarak antara San'a' dan Medina.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Jarak antara dua ujung Haudku adalah seperti jarak antara San'a dan Al-Madinah," atau "antara Al-Madinah dan 'Amman."
Shahih
Ibn 'Umar berkata: Seorang anak dibunuh. 'Umar berkata, "Jika semua orang San'a terlibat dalam pembunuhan itu, aku akan membunuh mereka semua."
Shahih
Seyyidul istighfar adalah: 'Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta. Khalaqtani wa ana `Abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa Wa'dika mastata'tu abu'u Laka bi ni 'matika wa abu'u Laka bidhanbi; faghfirli fa'innahu la yaghfiru-d
Shahih
Kamu adalah sama seperti yang saya lihat tentangmu dalam mimpi saya.
Shahih oleh Al-Albani
Jika jenis-jenis ini berbeda, jualah sesukamu jika pembayaran dilakukan secara tunai.
Shahih
Kami adalah yang terakhir (datang) tetapi (akan menjadi) yang terawal (pada Hari Kebangkitan).
Shahih
Kami adalah yang terakhir (datang) tetapi (akan menjadi) yang terawal (pada Hari Kebangkitan).
Shahih
Ukuran Haudhku seperti jarak antara Aila dan San'a, dari Yaman, dan di dalamnya terdapat bejana-bejana sebanyak bintang-bintang di langit.
Shahih oleh Al-Albani
A man before you (i.e., in ancient times) was caught and a pit was dug for him in the earth and then a saw was brought placed on his head and it was broken into two pieces but that did not turn him away from his religion
Shahih
Ketahuilah, aku akan berada di depan kalian di Haudh, dan jarak antara kedua sisinya seperti jarak antara San'a dan Aila, dan bejana-bejana di dalamnya seperti bintang-bintang di langit.
Shahih
Kamu adalah sama seperti yang aku lihat tentangmu dalam mimpiku.
Shahih oleh Darussalam
Barangsiapa yang memberikan hadiah seumur hidup kepada orang lain, maka itu miliknya (penerima) dan keturunannya, dan kepada mereka yang mewarisinya.
Shahih oleh Darussalam
(Sanad lain) dari Ibrahim, dari Al-Aswad, dengan riwayat yang serupa.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Muharib bin Dithar berkata: "Al-Aswad bin Yazid menceritakan kepadaku dari Abu Mahdhurah bahwa kata-kata terakhir dari Adzan adalah: 'La ilaha illallah (tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah).'
Shahih
Diriwayatkan bahwa Abu Dhar berkata: "Mu'adh-dhin (pembuat panggilan) Nabi (ﷺ) mengumandangkan Adzan untuk shalat Dhuhur tetapi Nabi bersabda, 'Tunggu, tunggu, karena panas yang terik berasal dari api neraka. Dalam cuaca
Shahih oleh Darussalam
'Abdur-Razzaq meriwayatkan laporan serupa dengan sanad yang sama, tetapi ia tidak menyandarkannya kepada Nabi (ﷺ).
Shahih oleh Al-Albani
Kecuali dua takbir yang diucapkan pada saat rukuk.
Shahih oleh Darussalam
Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah: Ada sanad lain dengan riwayat yang serupa.
Shahih
Maka 'Umarah bin Ruwaibah berkata: Dia menyebutkan hal yang serupa.