Bab Mimpi Nabi Muhammad ﷺ
Shahih
haddatsani muhammadu ibnu sahlin attamimiyyu, haddatsana abu alyamani, akhbarana syuaybun, an abdi allahi, ibni abi husaynin haddatsana nafiu ibnu jubayrin, ani abni abbasin, qala qadima musaylimahu alkaddzabu ala ahdi annabiyyi almadinaha fajaala yaqulu in jaala li muhammadun alamra min badihi tabituhu. faqadimaha fi basyarin katsirin min qawmihi faaqbala ilayhi annabiyyu wamaahu tsabitu ibnu qaysi ibni syammasin wafi yadi annabiyyi qithahu jaridahin hatta waqafa ala musaylimaha fi ashhabihi qala " law saaltani hadzihi alqithaha ma athaytukaha walan ataadda amra allahi fika walain adbarta layaqirannaka allahu wainni luraka adzi uritu fika ma uritu wahadza tsabitun yujibuka anni ". tsumma ansharafa anhu. faqala abnu abbasin fasaaltu an qawli annabiyyi, " innaka ara adzi uritu fika ma uritu ". faakhbarani abu hurayraha anna annabiyya qala " bayna ana naimun raaytu fi yadaa siwarayni min dzahabin faahammani syanuhuma fauhiya ilaa fi almanami ani anfukhhuma fanafakhtuhuma fathara faawwaltuhuma kaddzabayni yakhrujani min badi fakana ahaduhuma alansiyya shahiba shanaa waalakharu musaylimaha shahiba alyamamahi ".
Ibnu Abbas melaporkan bahwa Musailima al-Kadhdhab (si pendusta besar) (yang mengaku sebagai nabi setelah wafatnya Nabi yang Mulia) datang pada masa hidup Rasulullah ﷺ ke Madinah dan berkata: Jika Muhammad mengangkat khalifahnya setelahnya, saya akan mengikutinya, dan datang bersamanya sekelompok besar orang dari kaumnya, dan datanglah kepada beliau Rasulullah ﷺ bersama Thabit bin Qais bin Syammas dan Nabi ﷺ memegang sepotong kayu hingga beliau sampai di hadapan Musailima bersama para sahabatnya dan berkata: Jika kamu meminta bahkan kayu ini, saya tidak akan memberikannya kepadamu. Saya tidak akan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Allah dalam kasusmu, dan jika kamu berpaling (dari apa yang saya katakan) Allah akan menghancurkanmu. Dan saya mendapati kamu dalam keadaan yang sama seperti yang saya lihat (dalam mimpi) dan inilah Thabit dan dia akan menjawabmu atas namaku. Beliau (Nabi yang Mulia) kemudian pergi. Ibnu Abbas berkata: Saya bertanya tentang (makna) kata-kata Rasulullah ﷺ: "Kamu adalah sama seperti yang saya lihat tentangmu dalam mimpi saya." dan Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ berkata: Ketika saya tidur, saya melihat di tangan saya dua gelang emas. Ini memberi efek yang mengganggu pada saya dan saya diberi saran dalam tidur bahwa saya harus menghembuskan ke atasnya, jadi saya menghembuskan ke atasnya dan mereka tidak ada lagi. Dan saya menafsirkan (dua gelang ini) sebagai dua pendusta besar yang akan muncul setelah saya dan salah satunya adalah Al-‘Anasi, penduduk San’a, dan yang lainnya adalah Musailima, penduduk Yamama.