Shahih
Bab Larangan bagi yang Makan Bawang Putih, Bawang Merah, atau sejenisnya untuk Hadir di Masjid
Siapa yang makan dari tanaman ini (bawang putih) maka janganlah ia mendekati kami dan shalat bersama kami.
Shahih
Siapa yang makan dari tanaman ini (bawang putih) maka janganlah ia mendekati kami dan shalat bersama kami.
Shahih
Siapa yang makan dari tanaman ini (bawang putih) tidak boleh mendekati masjid kami dan tidak boleh mengganggu kami dengan bau bawang putih.
Shahih
Siapa yang memakan dari tanaman ini (yaitu bawang putih) tidak boleh masuk masjid kami.
Shahih
Siapa yang telah memakan tanaman ini, maka janganlah ia mendekati kami, atau janganlah ia shalat bersama kami.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ma’dan bin Abu Talhah Al-Ya’muri bahwa ‘Umar bin Khattab berdiri pada suatu hari Jumat untuk menyampaikan khotbah, atau, dia menyampaikan khotbah pada hari Jumat. Dia memuji Allah, kemudian dia berkata:
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang makan dari tanaman ini; bawang putih, maka janganlah ia mengganggu kami dengan itu di masjid kami ini.
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang mengembangkan rambut putih di jalan Allah, maka itu akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat.
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: "Itu adalah gelapnya malam dan putihnya siang."
Shahih oleh Darussalam
Wahai manusia, kalian memakan dua tanaman yang saya anggap tidak lain adalah tanaman yang menjijikkan: ini bawang putih dan bawang merah.
Shahih
Nabi (ﷺ) tidak meninggalkan apapun setelah kematiannya kecuali seekor kuda putih, senjatanya, dan sebidang tanah yang ditinggalkannya untuk diberikan sebagai sedekah.
Shahih oleh Darussalam
Rambut putih Nabi (ﷺ) berjumlah sekitar dua puluh helai.
Shahih oleh Al-Albani
Siapa yang makan bawang putih atau bawang merah, hendaklah ia menjauh dari kami. Atau ia berkata: hendaklah ia menjauh dari masjid kami atau duduk di rumahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Abdullah bin Umar, Nabi (ﷺ) bersabda: "Siapa yang makan dari tanaman ini, maka janganlah ia mendekati masjid."
Shahih oleh Al-Albani
Aku makan bawang putih dan datang ke tempat shalat Nabi ﷺ; satu raka'at shalat telah dilaksanakan ketika aku bergabung. Ketika aku masuk masjid, Nabi ﷺ mencium bau bawang putih. Ketika Rasulullah ﷺ selesai shalat, beliau
Shahih oleh Al-Albani
Dilarang makan bawang putih kecuali jika dimasak.
Shahih oleh Al-Albani
Kenakanlah pakaian putih, karena itu adalah sebaik-baik pakaian kalian, dan kafanilah mayat kalian dengan pakaian putih tersebut. Dan sebaik-baik kohl yang kalian gunakan adalah ithmid, karena ia dapat membersihkan pengl
Shahih
Abd Ayyub Ansari melaporkan bahwa ketika makanan dibawa kepada Rasulullah ﷺ, ia memakan sebagian darinya dan mengirimkan sisa makanan kepadaku, dan pada suatu hari ia mengirimkan kepadaku sisa makanan; (saya menemukan ba
Shahih
Aku bertanya, 'Wahai Rasulullah! Apa maksud benang putih yang berbeda dari benang hitam? Apakah itu dua benang?' Beliau menjawab, 'Engkau tidak cerdas jika melihat kedua benang itu.' Kemudian beliau menambahkan, 'Tidak,
Shahih
Dari Sahl bin Sa`d, ia berkata: "Ayat 'Dan makanlah dan minumlah hingga benang putih tampak jelas bagi kalian dari benang hitam.' diturunkan, tetapi: '... dari fajar' tidak diturunkan bersamanya, sehingga beberapa orang,
Shahih oleh Darussalam
Kenakanlah pakaian putih, karena ia lebih suci dan lebih baik, dan kafanilah mayat kalian dengan pakaian tersebut.