Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Memotong Pembuluh Darah dan Tempat Berbekam
Dari Jabir bin Abdullah: Nabi (ﷺ) mengutus seorang dokter kepada Ubayy (ibn Ka'b), dan dia memotong pembuluh darahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Jabir bin Abdullah: Nabi (ﷺ) mengutus seorang dokter kepada Ubayy (ibn Ka'b), dan dia memotong pembuluh darahnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Aisyah: "Fatimah binti Abi Hubaish mengalami istihadhah dan ia bertanya kepada Nabi (ﷺ): 'Wahai Rasulullah, saya mengalami istihadhah dan tidak suci; apakah saya harus berhenti shalat?' Nabi (ﷺ) menjawa
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: "Fatimah binti Abi Hubaish bertanya kepada Nabi, "Saya mengalami pendarahan terus-menerus (di antara haid) dan tidak menjadi bersih. Apakah saya harus meninggalkan shalat?" Beliau menjawab, "Tid
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al-Mundzir, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ma'n, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ibn Abi Zhi'b, dari Ibn Shihab, dari Urwah, dan dari Amrah, dari Aisyah, ist
Shahih
Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Fatimah binti Abu Hubaish datang kepada Nabi ﷺ dan berkata: "Wahai Rasulullah, aku adalah seorang wanita yang mengalami istihadhah, sehingga aku tidak pernah suci. Apakah aku harus meningg
Shahih oleh Darussalam
Tidak, itu hanyalah pembuluh darah dan bukan haid. Ketika datang masa haidmu, tinggalkan shalat, dan ketika sudah selesai, mandilah dan bersihkan darah dari dirimu dan lakukanlah shalat.
Shahih
Fatimah binti Abi Hubaish datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata, "Wahai Rasulullah (ﷺ), aku seorang wanita yang mengalami pendarahan terus-menerus dan tidak menjadi bersih. Haruskah aku meninggalkan shalat?" Rasulullah (ﷺ)
Shahih oleh Darussalam
Dari Aisyah, bahwa seorang wanita yang mengalami istihadhah pada masa Nabi (ﷺ) diberitahu bahwa itu adalah pembuluh darah yang membandel (yaitu, yang tidak berhenti berdarah). Dia diberitahu untuk menunda shalat Dzuhur d
Shahih
Aisyah berkata: Fatimah binti Abi Hubaish berkata kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah! Aku tidak menjadi bersih (dari darah). Haruskah aku meninggalkan shalat?" Rasulullah menjawab: "Tidak, karena itu adalah dari pembul
Shahih
Pendarahan itu berasal dari pembuluh darah dan bukan haid. Maka tinggalkanlah shalat ketika haid datang dan ketika haid telah selesai, mandilah dan mulailah shalat.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) mengkauternya Sa’d bin Mu’adh di pembuluh darah lengan medisnya, dua kali.
Shahih oleh Darussalam
Beliau bersabda: 'Tidak, itu hanya pembuluh darah. Maka mandilah dan shalatlah.'
Shahih oleh Darussalam
seorang wanita yang mengalami istihadah pada masa Rasulullah (ﷺ) diberitahu bahwa itu adalah pembuluh darah yang keras (yaitu, yang tidak berhenti berdarah). Dia diperintahkan untuk menunda shalat Zuhur dan memajukan sha
Shahih oleh Darussalam
Itu bukan haid, melainkan itu adalah pembuluh darah.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) mengutus seorang dokter kepada Ubayy bin Ka'b. Dia memotong pembuluh darah dan kemudian menghangatkannya.
Shahih oleh Darussalam
Ubayy bin Ka’b jatuh sakit, dan Nabi (ﷺ) mengirimkan seorang dokter kepadanya yang mengkauternya di pembuluh darah lengan medisnya.
Shahih oleh Darussalam
Umm Habibah binti Jahsh - istri 'Abdur-Rahman bin 'Awf dan saudara perempuan Zainab binti Jahsh - mengalami istihadhah (pendarahan vagina non-menstruasi). Dia berkonsultasi dengan Rasulullah (ﷺ) dan Rasulullah (ﷺ) berkat
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata: Fatimah binti Abi Hubaish datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan berkata: "Saya adalah seorang wanita yang mengalami istihadah (pendarahan non-menstruasi) dan saya tidak pernah suci. Haruska
Shahih oleh Darussalam
Aisyah meriwayatkan: 'Fatimah binti Abi-Hubaish datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata: 'Wahai Rasulullah! Saya adalah seorang wanita yang mengalami pendarahan terus-menerus dan saya tidak menjadi bersih. Apakah saya harus m
Shahih
Rasulullah (ﷺ) mengobatinya dengan besi dan itu membengkak, maka Rasulullah (ﷺ) melakukannya untuk kedua kalinya.