Sekitar 57 hadits
…acak-acakan, yang meninggalkan Al-Madinah dan pergi untuk tinggal di Al-Mahya’ah, yang merupakan Juhfah. Aku menafsirkannya sebagai merujuk pada wabah di Al-Madinah yang berpindah ke Juhfah."
…mereka." (4.65) (Ibn Shihab berkata kepada Juraij (perawi lain), "Orang-orang Anshar dan orang-orang lain menafsirkan ucapan Nabi, 'Irigasi (tanahmu) dan tahan airnya sampai mencapai dinding di antara…
…maka aku menghembuskan keduanya dan keduanya terbang. Dan aku menafsirkan bahwa dua orang pendusta (yang mengklaim sebagai nabi) akan muncul setelahku. Salah satunya adalah Al-Ansi dan yang lainnya adalah…
…dan mereka terbang pergi. Saya menafsirkan itu sebagai simbol dari dua orang pendusta yang akan muncul." Ubaidullah berkata, "Salah satunya adalah Al-`Ansi yang dibunuh oleh Fairuz di Yaman dan…
…bajunya) mencapai dada, dan sebagian lagi mencapai di bawah itu." Dia berkata: "Kemudian 'Umar diperlihatkan kepada saya dan dia mengenakan baju yang menjuntai." Mereka bertanya: "Bagaimana engkau menafsirkannya wahai Rasulullah?"…
…menjadi tebusanmu, jika kamu mengizinkan, aku akan menafsirkannya." Ia berkata: "Tafsirkanlah." Ia berkata: "Awan itu adalah awan Islam; ghee dan madu yang menetes darinya adalah Al-Qur'an, yang mengandung…
…menyukainya, tetapi saya mendapat wahyu bahwa saya harus menghembuskannya, dan saya melakukannya, dan keduanya lenyap. Saya menafsirkannya sebagai merujuk kepada dua pendusta di antara saya; penguasa Sana dan penguasa Yamamah."
…pendengaran, penglihatan, maka Jahmiyyah menafsirkan ayat-ayat ini dan memberikan tafsiran yang berbeda dari tafsiran para ahli ilmu. Mereka berkata bahwa Allah tidak menciptakan Adam dengan tangan-Nya, dan mereka…
…penuh, maka dia duduk di hadapan Rasulullah صلى الله عليه وسلم di sisi yang lain. Sa'id bin Al-Musayyab berkata, 'Saya menafsirkan ini (narrasi) dalam konteks kuburan mereka.'
…keduanya terbang. Kemudian aku menafsirkan mereka sebagai dua pendusta yang akan muncul.' Salah satunya adalah Al-Ansi yang dibunuh oleh Fairuz di Yaman dan yang lainnya adalah Musailima Al-Kadhdhab.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.