Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Menggantungkan Lonceng
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Lonceng adalah alat musik tiup kayu dari setan."
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Lonceng adalah alat musik tiup kayu dari setan."
Shahih
Lonceng adalah alat musiknya setan.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: 'Para malaikat tidak menyertai rombongan yang memiliki anjing atau lonceng (bersama mereka).'
Shahih
Malaikat tidak menyertai rombongan yang memiliki anjing dan lonceng.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) bersabda: 'Malaikat tidak menyertai rombongan yang memiliki lonceng kecil di antara mereka.'
Shahih oleh Darussalam
yang mengattributkan kepada Nabi (ﷺ): 'Malaikat tidak menyertai rombongan yang memiliki lonceng kecil di antara mereka.'
Shahih oleh Darussalam
Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang terdapat lonceng kecil, atau lonceng, dan malaikat tidak menemani kelompok orang yang memiliki lonceng bersama mereka.
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Bakr bin Abi Shaikh: "Aku sedang duduk bersama Salim ketika sebuah rombongan milik Umm Al-Banin lewat di dekat kami, dan mereka membawa lonceng. Salim menceritakan kepada Nafi' dari ayahnya, bahwa Nabi (ﷺ) bersa
Shahih
Ketika jumlah umat Islam meningkat, mereka mendiskusikan cara untuk mengetahui waktu shalat dengan sesuatu yang mereka kenal. Beberapa menyarankan untuk menyalakan api (pada waktu shalat) dan yang lainnya mengusulkan unt
Shahih
Orang-orang menyebutkan api dan lonceng (sebagai cara yang diusulkan untuk mengumandangkan waktu shalat) dan dengan saran tersebut mereka merujuk kepada orang Yahudi dan Kristen. Tetapi Bilal diperintahkan, "Ucapkan kata
Shahih oleh Darussalam
Kadang-kadang wahyu datang kepadaku seperti bunyi lonceng, dan itu sangat berat bagiku, dan kadang-kadang malaikat menampakkan diri kepadaku seperti seorang laki-laki, dan dia berbicara kepadaku sehingga aku memahami apa
Shahih
(Ibu para mukmin) Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم, "Wahai Rasulullah! Bagaimana wahyu diturunkan kepadamu?" Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjawab, "Kadang-kadang wahyu datang kepadaku
Shahih
Ibn Umar melaporkan: Ketika kaum Muslimin datang ke Madinah, mereka berkumpul dan berusaha mengetahui waktu shalat tetapi tidak ada yang memanggil mereka. Suatu hari mereka membahas masalah itu. Beberapa dari mereka berk
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: 'Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasulullah (ﷺ): 'Bagaimana wahyu datang kepadamu?' Beliau menjawab: 'Seperti bunyi lonceng, dan ketika ia pergi, aku ingat apa yang dikatakan (Mala
Shahih oleh Darussalam
Dari Aisyah, bahwa Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم: 'Bagaimana wahyu datang kepadamu?' Beliau menjawab: 'Kadang-kadang wahyu datang kepadaku seperti bunyi lonceng, dan ini adalah yang p
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Al Harith bin Hisham bertanya kepada Nabi, "Bagaimana wahyu datang kepadamu?" Beliau menjawab, "Dalam semua cara ini: Kadang-kadang Malaikat datang kepadaku dengan suara yang menyerupai suara lo
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar meriwayatkan: "Ketika orang-orang Muslim tiba di Madinah, mereka biasa berkumpul dan memperkirakan waktu shalat, dan tidak ada yang memanggil untuknya. Suatu hari mereka membahas hal itu, dan sebagian dari merek
Shahih oleh Darussalam
Nafi' meriwayatkan bahwa 'Abdullah bin 'Umar biasa berkata: "Ketika kaum Muslim tiba di Al-Madinah, mereka berkumpul dan mencoba mencari waktu untuk shalat, dan tidak ada yang memberi panggilan untuk shalat. Suatu hari m
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Umar: Ketika para Muslim tiba di Madinah, mereka biasa berkumpul untuk shalat dan memperkirakan waktu untuk itu. Pada masa itu, praktik Adzan untuk shalat belum diperkenalkan. Suatu ketika mereka me
Shahih
Kemudian Bilal diperintahkan untuk mengumandangkan Adzan untuk shalat dengan mengucapkan kalimatnya dua kali, dan untuk Iqamah (panggilan untuk berdiri dalam shalat secara berbaris) dengan mengucapkan kalimatnya sekali.