Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar 356 hadits
…dan ketidakpedulian adalah sifat orang-orang yang sibuk dengan unta mereka dan tidak memperhatikan agama mereka, di mana kedua sisi kepala setan akan muncul," yaitu, suku Rabl'a dan Muqar.
…kembali bersamanya. Ternyata, orang-orang masih duduk di tempat mereka. Maka dia kembali lagi untuk kedua kalinya, dan saya juga pergi bersamanya. Ketika kami mencapai pintu kamar Aisyah, dia kembali…
…Kemudian beliau berwudhu dan saya meminum sisa air wudhu beliau, lalu saya berdiri di belakang punggungnya dan melihat 'Khatam An-Nubuwwa' (Cincin Kenabian) di antara kedua bahunya seperti kancing tenda."
…Seandainya Nabi tidak melarang kami untuk menginginkan kematian, saya pasti akan menginginkannya." Kami mengunjunginya untuk kedua kalinya sementara dia sedang membangun dinding. Dia berkata: "Seorang Muslim akan mendapatkan pahala (di…
…"Obatilah dia dengan jintan hitam. Ambil lima atau tujuh biji dan hancurkan (campurkan bubuknya dengan minyak) dan teteskan campuran tersebut ke kedua lubang hidungnya, karena Aisyah telah meriwayatkan kepada saya…
…orang lain dan yang terakhir melemparkan pakaiannya kepada yang pertama, dan barter tersebut sah tanpa memeriksa kedua objek atau merasa puas dengan keduanya. (B) Dua cara berpakaian yang dilarang adalah…
…meminta sehelai daun kurma yang hijau, membelahnya menjadi dua bagian dan menanam satu di setiap kubur dan berkata, "Diharapkan bahwa siksaan mereka dapat diringankan hingga kedua potongan daun itu mengering."
…ﷺ) berkata, "Wa alaika-s-Salam (mengembalikan salamnya). Kembali dan shalat lagi karena engkau belum shalat (dengan benar)." Lelaki itu berkata pada kali kedua atau ketiga, "Wahai Rasulullah! Ajarkanlah saya…
…untukku, kemudian beliau berwudhu dan aku meminum dari air wudhu beliau, kemudian aku berdiri di belakang beliau dan melihat cap (khatam) di antara kedua pundaknya (dan ukurannya) seperti kancing tenda.'"
…terus mengikuti hingga dia terluka, dan berusaha untuk mati dengan cepat, dia meletakkan ujung pedangnya di antara kedua dadanya, dan bersandar hingga pedang itu menembus bahunya (yaitu, melakukan bunuh diri)…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.