Sekitar 132 hadits
โฆdari Imran bin Husayn, dari Nabi ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda: "Tidak ada jual beli dan tidak ada yang mengiringi (kuda) di sampingnya." Yahya menambahkan dalam haditsnya: "Dalam taruhan."
โฆdi hadapan kami dan memanggil kami dengan nama yang lebih baik, beliau bersabda: 'Wahai sekumpulan pedagang, sesungguhnya dalam jual beli terdapat perkataan sia-sia dan sumpah, maka campurkanlah dengan sedekah.'
โฆsambil berjalan, dan setelah ia menawar kami untuk beberapa celana, kami menjualnya kepadanya. Di sana ada seorang lelaki yang menimbang untuk pembayaran. Rasulullah ๏ทบ berkata kepadanya: 'Timbanglah dan berikan lebih.'
โฆAs-San'ani, dari Ubadah bin As-Samit, dari Nabi ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู dengan berita ini: "Jika jenis-jenis ini berbeda, jualah sesukamu jika pembayaran dilakukan secara tunai."
Dari Abdullah bin Umar: Saya biasa menjual unta di al-Baqi dengan dinar dan mengambil dirham untuknya, dan menjual dengan dirham dan mengambil dinar untuknya. Saya mengambil ini untuk iniโฆ
Jabir berkata: Nabi (๏ทบ) membeli seorang budak dengan dua budak.
Zayd Abu 'Ayyash bertanya kepada Sa'd bin Abi Waqqas tentang jual beli kurma yang lembut dan putih untuk kurma yang kering. Sa'd berkata: Yang mana yang lebih baikโฆ
Dari Sa'd bin Abi Waqqas: Rasulullah (๏ทบ) melarang menjual kurma basah dengan kurma kering jika pembayaran dilakukan di kemudian hari.
โฆUmar, Nabi (๏ทบ) melarang jual beli buah yang masih di pohon dengan ukuran, dan jual beli anggur dengan kismis dengan ukuran, dan jual beli hasil panen dengan gandum dengan ukuran.
Diriwayatkan dari Zaid bin Thabit: Nabi (๏ทบ) memberikan izin untuk menjual 'araya untuk kurma kering dan kurma segar.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.