Shahih
Bab {.....}
Tidak ada Adhan pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.
Shahih
Tidak ada Adhan pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abu Ubaid, mantan budak Abdurrahman bin Azhar, berkata: Saya melihat Ali (radhiyallahu anhu) dan Utsman (radhiyallahu anhu) shalat pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, kemudian mereka mengingatkan orang
Shahih
Pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, sebuah tombak digunakan untuk ditancapkan di depan Nabi (sebagai sutrah untuk shalat) dan kemudian beliau shalat.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) tidak berangkat (untuk shalat) pada Hari Idul Fitri kecuali setelah beliau makan beberapa kurma. Anas juga meriwayatkan: Nabi (ﷺ) biasa makan kurma dengan jumlah ganjil.
Shahih
Nabi (ﷺ) keluar pada Hari Idul Fitri dan memulai dengan shalat sebelum khutbah.
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Juraij: 'Ata' berkata, "Jabir bin 'Abdullah berkata, 'Nabi (ﷺ) keluar pada Hari Idul Fitri dan memulai shalat sebelum khutbah.'"
Shahih oleh Al-Albani
Abdullah ibn Busr, sahabat Rasulullah (ﷺ) keluar bersama orang-orang pada hari Idul Fitri atau Idul Adha (untuk melaksanakan shalat). Ia tidak suka dengan keterlambatan imam, dan berkata: Kami seharusnya sudah selesai (s
Shahih oleh Darussalam
Ia membaca: Qaf, Demi Al-Qur'an yang mulia dan Telah dekat saatnya dan bulan telah terbelah.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang berpuasa pada dua hari ini, yaitu Hari Idul Fitri dan Hari Idul Adha.
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang berpuasa pada dua hari ini: Idul Adha dan Idul Fitri.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Ibn Shihab, dari Abu Ubaid, Mawla Ibn Azhar, ia berkata: "Aku menyaksikan Id bersama Umar bin Al-Khattab -semoga Allah meridhoi
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismail, telah menceritakan kepada kami Wahb, telah menceritakan kepada kami Amru bin Yahya, dari ayahnya, dari Abu Said, ia berkata: 'Nabi ﷺ melarang puasa pada hari Idul Fitri dan
Shahih oleh Darussalam
Ibn Abbas meriwayatkan: "Nabi (ﷺ) keluar pada hari Idul Fitri, lalu beliau shalat dua raka'at, kemudian tidak shalat sebelum dan sesudahnya."
Shahih
Abdullah bin Umar berkata: "Sesungguhnya kamu memiliki contoh yang baik dalam Rasulullah. Beliau tidak berpuasa pada hari Idul Adha atau hari Idul Fitri, dan kami tidak berniat untuk berpuasa pada kedua hari tersebut."
Shahih
Dari Ibnu Abbas: Nabi (ﷺ) keluar dan melaksanakan shalat dua rakaat pada Hari Idul Fitri dan tidak melaksanakan shalat lain sebelum atau sesudahnya dan pada saat itu Bilal menyertainya.
Shahih
Nabi (ﷺ) keluar pada Hari Idul Fitri dan memulai dengan shalat sebelum khutbah.
Shahih
Nabi (ﷺ) melaksanakan shalat dua rakaat pada hari Idul Fitri dan tidak melaksanakan shalat sebelum atau sesudahnya.
Shahih
Saya (di masa kecil) keluar bersama Nabi (ﷺ) pada hari Idul Fitri atau Idul Adha. Nabi (ﷺ) shalat dan kemudian menyampaikan khutbah, lalu pergi ke arah wanita, memberikan nasihat dan mengingatkan mereka serta memerintahk
Shahih
Dari Ibn Juraij: 'Ata' berkata, 'Jabir bin 'Abdullah berkata, 'Nabi (ﷺ) keluar pada Hari Idul Fitri dan memulai dengan shalat sebelum khutbah.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa keluar ke tempat shalat pada hari Idul Fitri dan Idul Adha dan memimpin shalat bersama orang-orang.