Bab Berjalan dan Naik Kendaraan ke Hari Raya Tanpa Adzan dan Tidak Ada Iqamah
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ، أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَهُمْ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ يَوْمَ الْفِطْرِ، فَبَدَأَ بِالصَّلاَةِ قَبْلَ الْخُطْبَةِ. قَالَ وَأَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ، أَرْسَلَ إِلَى ابْنِ الزُّبَيْرِ فِي أَوَّلِ مَا بُويِعَ لَهُ إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ يُؤَذَّنُ بِالصَّلاَةِ يَوْمَ الْفِطْرِ، إِنَّمَا الْخُطْبَةُ بَعْدَ الصَّلاَةِ. وَأَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، وَعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالاَ لَمْ يَكُنْ يُؤَذَّنُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَلاَ يَوْمَ الأَضْحَى. وَعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَامَ فَبَدَأَ بِالصَّلاَةِ، ثُمَّ خَطَبَ النَّاسَ بَعْدُ، فَلَّمَا فَرَغَ نَبِيُّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَزَلَ فَأَتَى النِّسَاءَ، فَذَكَّرَهُنَّ وَهْوَ يَتَوَكَّأُ عَلَى يَدِ بِلاَلٍ، وَبِلاَلٌ بَاسِطٌ ثَوْبَهُ، يُلْقِي فِيهِ النِّسَاءُ صَدَقَةً. قُلْتُ لِعَطَاءٍ أَتَرَى حَقًّا عَلَى الإِمَامِ الآنَ أَنْ يَأْتِيَ النِّسَاءَ فَيُذَكِّرَهُنَّ حِينَ يَفْرُغُ قَالَ إِنَّ ذَلِكَ لَحَقٌّ عَلَيْهِمْ، وَمَا لَهُمْ أَنْ لاَ يَفْعَلُوا
Diriwayatkan dari Ibn Juraij: 'Ata' berkata, "Jabir bin 'Abdullah berkata, 'Nabi (ﷺ) keluar pada Hari Idul Fitri dan memulai dengan shalat sebelum khutbah. Ata memberitahuku bahwa pada masa awal Ibn Az-Zubair, Ibn 'Abbas mengirim pesan kepadanya yang mengatakan bahwa adzan untuk shalat Id tidak pernah diperdengarkan (pada masa Nabi Allah) dan khutbah disampaikan setelah shalat. Ata memberitahuku bahwa Ibn 'Abbas dan Jabir bin 'Abdullah, berkata, 'Tidak ada adzan untuk shalat Idul Fitri dan Idul Adha.' Ata berkata, 'Saya mendengar Jabir bin 'Abdullah berkata, 'Nabi (ﷺ) berdiri dan mulai dengan shalat, dan setelahnya ia menyampaikan khutbah. Ketika Nabi (ﷺ) selesai (khutbah), ia pergi kepada wanita dan memberi nasihat kepada mereka, sementara ia bersandar pada tangan Bilal. Bilal menyebarkan pakaiannya dan para wanita meletakkan sedekah di dalamnya.'" Saya bertanya kepada Ata, "Apakah Anda berpikir bahwa itu wajib bagi seorang imam untuk pergi kepada wanita dan memberi nasihat kepada mereka setelah menyelesaikan shalat dan khutbah?" Ata berkata, "Tidak diragukan lagi itu adalah kewajiban bagi para imam untuk melakukannya, dan mengapa mereka tidak melakukannya?"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
