Shahih oleh Al-Albani
Bab Keutamaan Duduk di Masjid
Seorang hamba (Allah) dianggap dalam keadaan shalat selama ia tetap di tempat shalatnya menunggu shalat.
Shahih oleh Al-Albani
Seorang hamba (Allah) dianggap dalam keadaan shalat selama ia tetap di tempat shalatnya menunggu shalat.
Shahih oleh Darussalam
Ketika Nabi صلى الله عليه وسلم shalat Fajr, beliau duduk di tempat shalatnya hingga matahari terbit.
Shahih oleh Al-Albani
Ia berkata: Itu adalah sunnah.
Shahih
Ia berkata: Itu adalah sunnah. Kami berkata kepadanya: Kami menganggapnya sebagai sesuatu yang menyakiti kaki. Ibn 'Abbas berkata: Itu adalah sunnah Nabi Anda (ﷺ).
Shahih
Dia (Nabi yang Mulia) biasa duduk di tempat di mana dia melaksanakan shalat subuh hingga matahari terbit atau ketika matahari telah terbit.
Shahih
Hati-hati! Hindarilah duduk di jalan. " Mereka berkata, "Kami tidak bisa, karena itu adalah tempat duduk kami untuk berbicara." Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Jika kalian tetap ingin duduk di sana, maka berikanlah hak jalan."
Shahih
Hindarilah duduk di jalan. Mereka (para sahabat) berkata: Ya Rasulullah, tidak ada jalan lain bagi kami untuk berkumpul dan berdiskusi. Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: Jika kalian terpaksa duduk, maka berikanlah hak jalan.
Shahih oleh Al-Albani
Hindarilah duduk di jalan. Para sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, kami harus memiliki tempat berkumpul untuk berbicara. " Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Jika kalian bersikeras, maka berikanlah hak jalan. " Mereka bertanya:
Shahih oleh Al-Albani
Jika salah seorang di antara kalian berada di bawah sinar matahari.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika kami datang kepada Nabi (ﷺ), masing-masing kami duduk di tempat yang ada ruang.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم duduk, beliau mengangkat lututnya dengan ditopang oleh tangannya.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ melewatiku ketika aku sedang duduk seperti ini: dengan tangan kiriku di belakang punggungku dan bersandar pada bagian dagingnya, lalu beliau berkata: Apakah kamu duduk seperti orang-orang yang dimurkai Allah
Shahih
Hindarilah duduk di jalan.
Shahih oleh Al-Albani
Duduklah di sudut jalan manapun yang kamu inginkan dan aku akan duduk bersamamu.
Shahih oleh Darussalam
Ketika Rasulullah ﷺ mengangkat kepalanya dari ruku, beliau tidak sujud hingga beliau berdiri tegak.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) biasa menyampaikan dua khutbah. Ia akan duduk ketika naik mimbar sampai ia (saya rasa ia maksudkan mu'adhdhin) selesai. Kemudian ia berdiri dan berkhutbah, lalu duduk dan tidak berbicara, lalu berdiri dan berkhu
Shahih
Narrated `Abdullah Ibn `Umar: The Prophet (ﷺ) used to deliver two Khutbas and sit in between them.
Shahih oleh Al-Albani
Saya menghadiri shalat 'Id bersama Rasulullah (ﷺ). Ketika beliau selesai shalat, beliau berkata: Kami akan menyampaikan khutbah; siapa yang ingin duduk untuk mendengarkannya, silakan duduk, dan siapa yang ingin pergi, si
Shahih oleh Darussalam
Shalat orang yang duduk adalah setara dengan setengah dari shalat orang yang berdiri.
Shahih oleh Darussalam
Saya mengamati Rasulullah (ﷺ) ketika beliau shalat, dan saya perhatikan bahwa berdirinya, rukuknya, bangkit setelah rukuk, sujudnya, duduk antara dua sujud, dan duduk antara salam dan pergi hampir sama dalam durasinya.