Bab Larangan Duduk di Jalan dan Memberikan Hak Jalan
حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ مَيْسَرَةَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ، بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِيَّاكُمْ وَالْجُلُوسَ فِي الطُّرُقَاتِ " . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا بُدٌّ مِنْ مَجَالِسِنَا نَتَحَدَّثُ فِيهَا . قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلاَّ الْمَجْلِسَ فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهُ " . قَالُوا وَمَا حَقُّهُ قَالَ " غَضُّ الْبَصَرِ وَكَفُّ الأَذَى وَرَدُّ السَّلاَمِ وَالأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْىُ عَنِ الْمُنْكَرِ " .
Abu Sa'id Al-Khudri melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Hindarilah duduk di jalan. Mereka (para sahabat) berkata: Ya Rasulullah, tidak ada jalan lain bagi kami untuk berkumpul dan berdiskusi. Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: Jika kalian terpaksa duduk, maka berikanlah hak jalan. Mereka bertanya: Apa haknya? Rasulullah (ﷺ) menjawab: Menundukkan pandangan (agar tidak melihat wanita), menahan diri dari melakukan gangguan, saling memberi salam, menyuruh kepada yang baik, dan melarang dari yang buruk."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
