Shahih
Bab Dalam Kasih Sayang Nabi صلى الله عليه وسلم Terhadap Wanita dan Perintah untuk Mengendalikan Kendaraan dengan Lembut
Wahai Anjasha, pelan-pelanlah, karena kamu sedang mengemudikan (hewan yang membawa) barang-barang kaca.
Shahih
Wahai Anjasha, pelan-pelanlah, karena kamu sedang mengemudikan (hewan yang membawa) barang-barang kaca.
Shahih
Dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah ﷺ sedang dalam perjalanan dan bersama beliau ada seorang budak hitam bernama Anjasha, yang sedang mengendalikan unta-unta (dengan sangat cepat, dan ada wanita yang menunggang unta te
Shahih
Hati-hati, wahai Anjasha! Perlahanlah dengan barang-barang yang rapuh!
Shahih
Wahai Anjasha, perlahanlah (dalam mengemudikan) unta-unta itu, karena mereka adalah barang-barang yang rapuh!
Shahih
Dari Anas bin Malik: Nabi (ﷺ) memiliki seorang pengemudi unta yang bernama Anjasha, dan dia memiliki suara yang merdu. Nabi (ﷺ) berkata kepadanya, "(Ayo) pelan-pelan, wahai Anjasha! Jangan pecahkan bejana kaca!" Dan Qata
Shahih
Nabi (ﷺ) datang kepada beberapa istrinya, di antara mereka ada Um Sulaim, dan berkata, "Semoga Allah merahmatimu, wahai Anjasha! Ajaklah unta-unta itu dengan perlahan, karena mereka membawa bejana kaca!" Abu Qalabah berk
Shahih
Dari Anas, bahwa Um Sulaim berada (bersama para wanita) yang bertanggung jawab atas barang bawaan dalam perjalanan, dan Anjashah, budak Nabi, sedang mengemudikan unta mereka (dengan sangat cepat). Nabi ﷺ bersabda, "Wahai
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengabarkan tentang berita kematian An-Najashi pada hari dia meninggal. Dia keluar bersama kami ke Musalla dan kami berbaris dalam barisan dan dia mengucapkan empat takbir untuk shalat jenaz