Menampilkan hasil untuk: kitab kharaaj imarah dan fa i
Sekitar lebih dari 1000 hadits
Aishah berkata: "Nabi (๏ทบ) tidak melakukan wudhu setelah ghusl."
Aisyah berkata: "Ketika khitan bertemu, maka sesungguhnya mandi adalah wajib. Aku dan Rasulullah (๏ทบ) melakukannya, maka kami mandi."
Aisyah berkata bahwa Nabi (๏ทบ) bersabda: "Ketika dua khitan bertemu, maka wajib mandi."
โฆdari Az-Zuhri, dari Sahl bin Sa'ad, dari Ubayy bin Ka'b, dia berkata: "Sesungguhnya air dari air adalah keringanan di awal Islam, kemudian hal itu dilarang."
โฆsebuah riwayat yang serupa (seperti Hadits no. 110) dari Az-Zuhri, dengan sanad ini. Abu 'Isa berkata: Ini adalah hadits hasan sahih. Dan sesungguhnya air dari air pada awal Islamโฆ
Ibnu Abbas berkata: "Air adalah untuk air" hanya tentang mimpi basah.
Aisyah meriwayatkan: "Rasulullah (๏ทบ) ditanya tentang seorang pria yang menemukan kelembaban dan tidak ingat telah bermimpi basah. Maka dia berkata: 'Dia harus mandi. Dan (dia ditanya) tentang seorang pria yangโฆ
Ali berkata: "Saya bertanya kepada Nabi (๏ทบ) tentang Al-Madhi. Beliau berkata: 'Untuk Al-Madhi adalah Wudu, dan untuk Al-Mani adalah Ghusl.'"
Sahl bin Hunaif berkata: "Saya mengalami masalah berat dan menyusahkan dengan Al-Madhi. Saya sering melakukan Ghusl karena itu. Maka saya menyebutkan hal itu kepada Rasulullah (๏ทบ) dan bertanya tentangnyaโฆ
Hammam bin Al-Harith berkata: "Aishah memiliki seorang tamu yang dipinjamkan selimut kuning untuk tidur. Dia mengalami mimpi basah, dan terlalu malu untuk mengirimkannya kepadanya sementara ada bekas mimpi basahโฆ
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.