Bab Apa yang Dikatakan Tentang Air dari Air
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ، قَالَ إِنَّمَا كَانَ الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ رُخْصَةً فِي أَوَّلِ الإِسْلاَمِ ثُمَّ نُهِيَ عَنْهَا .
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani', telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al-Mubarak, telah memberitakan kepada kami Yunus bin Yazid, dari Az-Zuhri, dari Sahl bin Sa'ad, dari Ubayy bin Ka'b, dia berkata: "Sesungguhnya air dari air adalah keringanan di awal Islam, kemudian hal itu dilarang."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
