Shahih oleh Al-Albani
Bab Penyakit yang Menghapus Dosa
Ketika Allah telah menetapkan bagi seorang hamba derajat yang belum dapat dicapainya dengan amalnya, Allah mengujinya dengan sakit pada tubuhnya, atau pada hartanya, atau pada anak-anaknya.
20 hadits tentang beratnya ujian para nabi dan pahala besar di baliknya
Shahih oleh Al-Albani
Ketika Allah telah menetapkan bagi seorang hamba derajat yang belum dapat dicapainya dengan amalnya, Allah mengujinya dengan sakit pada tubuhnya, atau pada hartanya, atau pada anak-anaknya.
Shahih oleh Darussalam
Aisyah berkata: "Saya tidak pernah melihat penyakit yang lebih parah menimpa seseorang dibandingkan dengan yang menimpa Rasulullah (s.a.w)."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Orang beriman yang bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguan mereka memiliki pahala yang lebih besar daripada orang beriman yang tidak bergaul dengan manu
Shahih
Tidak ada seorang Muslim pun yang tertimpa suatu bahaya, meskipun hanya duri yang menusuk, melainkan Allah menghapuskan dosa-dosanya karena itu, seperti pohon yang menggugurkan daunnya.
Shahih
Allah berfirman, jika Aku menguji hamba-Ku dengan dua hal yang dicintai-Nya (yaitu, kedua matanya) dan dia bersabar, Aku akan memasukkannya ke dalam surga sebagai ganti keduanya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Ada tiga hal, siapa yang memilikinya, ia telah menemukan rasa iman (Salah satu perawi) Bundar berkata: 'Manisnya iman; ketika ia mencintai seorang laki-laki
Shahih
Tidak diragukan lagi, kesabaran itu pada pukulan pertama musibah.
Shahih oleh Al-Albani
Sesungguhnya kesabaran itu hanya ada pada pukulan pertama.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Thabit berkata: "Aku mendengar Anas berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: Sabar yang sebenarnya adalah sabar yang datang pada pukulan pertama.'"
Shahih
Sesungguhnya kalian akan menemui perlakuan istimewa setelahku, maka bersabarlah hingga kalian bertemu denganku di Haud (Haud-i-Kauthar).
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Ketika ayat: 'Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kalian (Muslim), mereka akan mengalahkan dua ratus (non-Muslim).' diturunkan, hal itu menjadi berat bagi kaum Muslim ketika diwajib
Shahih oleh Darussalam
Ini adalah ujian di mana seorang pemuda dapat mengambil manfaat tetapi seorang tua dapat dirugikan.
Shahih oleh Darussalam
Kami lebih berhak untuk meragukan daripada Ibrahim ketika ia berkata: 'Ya Tuhanku, tunjukkan kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang yang mati.' Dia (Allah) berfirman: 'Apakah kamu tidak percaya?' Ia (Ibrahim)
Hasan oleh Darussalam
Saya berkata: 'O Messenger of Allah, siapa di antara manusia yang paling berat ujiannya?' Dia berkata: 'Para Nabi, kemudian yang terbaik dan yang terbaik. Seseorang diuji sesuai dengan komitmen agamanya.'
Hasan oleh Darussalam
Kami (para Nabi) seperti itu. Ujian dilipatgandakan bagi kami dan begitu juga pahalanya.
Hasan oleh Darussalam
Para Nabi, kemudian yang paling dekat kepada mereka, kemudian yang paling dekat kepada mereka. Seorang lelaki diuji sesuai dengan agamanya.
Hasan oleh Darussalam
Ujian tidak akan berhenti menimpa laki-laki dan perempuan yang beriman dalam diri mereka, anak-anak mereka, dan harta mereka, hingga mereka bertemu Allah tanpa memiliki dosa.
Hasan oleh Darussalam
Pahala yang besar datang bersama ujian yang besar. Ketika Allah mencintai suatu kaum, Dia menguji mereka. Siapa yang menerima hal itu akan mendapatkan keridhaan-Nya, tetapi siapa yang tidak puas akan mendapatkan kemurkaa
Hasan oleh Darussalam
Ketika Allah ingin kebaikan bagi hamba-Nya, Dia mempercepat hukuman baginya di dunia. Dan ketika Dia ingin keburukan bagi hamba-Nya, Dia menahan dosanya hingga dia muncul di hadapan-Nya pada Hari Kiamat.
“Tidak ada kesabaran kecuali bagi orang yang tersandung, dan tidak ada kebijaksanaan kecuali bagi orang yang memiliki pengalaman.”