Shahih oleh Darussalam
Bab Keutamaan Haji yang Mabrur
Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.
20 hadits yang menjelaskan tanda haji mabrur dan balasannya surga.
Shahih oleh Darussalam
Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Dari satu umrah ke umrah yang lain adalah penghapus dosa-dosa yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.”
Shahih
Siapa yang berhaji untuk Allah dan tidak berhubungan seksual dengan istrinya, dan tidak berbuat jahat atau berdosa, maka ia akan kembali (setelah Haji) seperti hari ia dilahirkan kembali.
Shahih
Haji Mabrur (Haji yang dilakukan sesuai dengan tradisi Nabi tanpa melakukan dosa dan diterima oleh Allah) dan Umrah yang diterima.
Shahih
Dari Abu Huraira رضي الله عنه, Nabi ﷺ ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Iman kepada Allah dan Rasul-Nya." Ditanya lagi, "Kemudian apa?" Beliau menjawab, "Jihad di jalan Allah." Ditanya lagi, "Ke
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa seorang lelaki bertanya kepada Nabi ﷺ: 'Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling utama?' Beliau menjawab: 'Iman kepada Allah.' Dia bertanya lagi: 'Kemudian apa?' Beliau menjawab: 'Ji
Shahih
Dari Aisyah Ummul Mukminin رضي الله عنها, ia berkata: "Wahai Rasulullah, kami menganggap jihad sebagai amal yang terbaik. Apakah kami tidak boleh berjihad?" Beliau menjawab: "Tidak, tetapi jihad yang terbaik bagi wanita
Shahih
Dari Abu Jamrah: Saya bertanya kepada Ibn Abbas tentang Haji Tamattu`. Ia memerintahkan saya untuk melakukannya. Saya bertanya kepadanya tentang Hadi (kurban). Ia berkata, "Kamu harus menyembelih unta, sapi, atau domba,
Shahih
Narrated `Abdullah bin `Abbas: Al-Fadl was riding behind the Prophet ﷺ and a woman from the tribe of Khath'am came up. Al-Fadl started looking at her and she looked at him. The Prophet ﷺ turned Al-Fadl's face to the othe
Shahih
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah ﷺ melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah ﷺ memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakukan U
Shahih oleh Darussalam
Kami datang dalam keadaan ihram bersama Rasulullah untuk Haji Mufrad, dan 'Aisyah datang dalam keadaan ihram untuk 'Umrah. Kemudian, ketika kami berada di Sarif, haidnya datang. Ketika kami tiba, kami melakukan tawaf di
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ja'far bin Muhammad berkata: 'Ayahku memberitahu kami: 'Kami datang kepada Jabir bin Abdullah dan bertanya kepadanya tentang Haji Nabi, beliau memberitahu kami: 'Ali datang dari Yaman dengan Hadi, dan
Shahih oleh Darussalam
Salim bin Abdullah berkata: "Abdul Malik bin Marwan menulis kepada Al-Hajjaj bin Yusuf memberitahunya agar tidak melawan Ibn Umar mengenai Haji. Pada hari Arafah, Ibn Umar datang kepadanya ketika matahari telah melewati
Shahih
Abu Zubair reported that he heard Jabir b. 'Abdullah (Allah be pleased with them) saying that as he was asked about (the places for entering upon the) state of ihram, he said: I heard (and he then carried the narration d
Shahih
Kami datang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan kami berseru dengan Talbiyah untuk Haji dengan suara keras.
Shahih
Ibnu Abbas berkata bahwa ia ditanya mengenai Haji Tamattu' yang ia katakan: "Orang-orang Muhajirin dan Ansar serta istri-istri Nabi ﷺ dan kami melakukan hal yang sama. Ketika kami tiba di Makkah, Rasulullah ﷺ berkata, 'B
Shahih
Aisyah (semoga Allah meridhoi dia) berkata: Kami pergi bersama Rasulullah ﷺ pada tahun Haji Wada. Kami memasuki keadaan Ihram untuk Umrah. Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: Siapa yang memiliki hewan kurban bersamanya, maka
Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga, dan umrah dari satu umrah ke umrah yang lain adalah penghapus dosa antara keduanya.
jihad yang terbaik dan paling indah adalah Haji ke Baitullah; Haji yang Mabrur.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bersabda: 'Laksanakan Haji dan Umrah secara berurutan, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa seperti yang dilakukan oleh alat tiup terhadap kotoran besi dan emas serta perak, dan Haji yang mabrur