Shahih Al-Bukhari · Kitab Haji · No. 1688

Bab: Barangsiapa yang melakukan Umrah hingga Haji, maka apa yang mudah dari hewan kurban, dan barangsiapa yang tidak menemukannya, maka berpuasalah tiga hari dalam Haji dan tujuh hari ketika kalian kembali, itulah sepuluh hari sempurna, bagi siapa yang tidak memiliki keluarga di sekitar Masjidil Haram

Shahih

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، أَخْبَرَنَا النَّضْرُ، أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنَا أَبُو جَمْرَةَ، قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ الْمُتْعَةِ، فَأَمَرَنِي بِهَا، وَسَأَلْتُهُ عَنِ الْهَدْىِ، فَقَالَ فِيهَا جَزُورٌ أَوْ بَقَرَةٌ أَوْ شَاةٌ أَوْ شِرْكٌ فِي دَمٍ قَالَ وَكَأَنَّ نَاسًا كَرِهُوهَا، فَنِمْتُ فَرَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ كَأَنَّ إِنْسَانًا يُنَادِي حَجٌّ مَبْرُورٌ، وَمُتْعَةٌ مُتَقَبَّلَةٌ. فَأَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ فَحَدَّثْتُهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ سُنَّةُ أَبِي الْقَاسِمِ ﷺ قَالَ وَقَالَ آدَمُ وَوَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ وَغُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ عُمْرَةٌ مُتَقَبَّلَةٌ، وَحَجٌّ مَبْرُورٌ.

haddatsana ishaqu ibnu manshurin, akhbarana annadhru, akhbarana syubahu, haddatsana abu jamraha, qala saaltu abna abbasin rdh allah nhm ani almutahi, faamarani biha, wasaaltuhu ani alhadi, faqala fiha jazurun aw baqarahun aw syahun aw syirkun fi damin qala wakaanna nasan karihuha, fanimtu faraaytu fi almanami kaanna insanan yunadi hajjun mabrurun, wamutahun mutaqabbalahun. faataytu abna abbasin rdh allah nhm fahaddatstuhu faqala allahu akbaru sunnahu abi alqasimi qala waqala adamu wawahbu ibnu jaririn waghundarun an syubaha umrahun mutaqabbalahun, wahajjun mabrurun.

Dari Abu Jamrah: Saya bertanya kepada Ibn Abbas tentang Haji Tamattu`. Ia memerintahkan saya untuk melakukannya. Saya bertanya kepadanya tentang Hadi (kurban). Ia berkata, "Kamu harus menyembelih unta, sapi, atau domba, atau kamu boleh berbagi Hadi dengan yang lain." Sepertinya ada sebagian orang yang tidak menyukainya (Haji Tamattu`). Saya tidur dan bermimpi seolah-olah ada seseorang yang mengumumkan: "Haji Mabrur dan Mut'ah yang diterima." Saya pergi kepada Ibn Abbas dan menceritakannya kepadanya. Ia berkata, "Allah Maha Besar. (Itu adalah) tradisi Abu Al-Qasim (yaitu Nabi). Diriwayatkan oleh Syu'bah bahwa panggilan dalam mimpi itu adalah, "Umrah yang diterima dan Haji Mabrur."

Penjelasan