Shahih
Bab Perang Khaibar
Pada hari Khaibar, Rasulullah ﷺ berkata, "Besok aku akan memberikan bendera ini kepada seorang lelaki melalui tangan siapa Allah akan memberikan kemenangan kepada kita. Dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan dia dicintai
Temukan 10 hadits yang mengungkap keistimewaan Ali di Perang Khaibar.
Shahih
Pada hari Khaibar, Rasulullah ﷺ berkata, "Besok aku akan memberikan bendera ini kepada seorang lelaki melalui tangan siapa Allah akan memberikan kemenangan kepada kita. Dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan dia dicintai
Shahih
Ketika Rasulullah ﷺ berperang di Khaibar, atau ketika Rasulullah ﷺ menuju ke sana, ketika orang-orang melewati tempat tinggi yang menghadap lembah, mereka mengangkat suara mereka dengan mengucapkan, "Allahu-Akbar! Allahu
Shahih
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kami dalam Perang Khaibar untuk membuang daging keledai baik yang masih mentah maupun yang sudah dimasak, kemudian beliau tidak memerintahkan kami untuk memakannya s
Shahih
Jabir berkata bahwa Nabi ﷺ memimpin orang-orang dalam Shalat Khauf pada hari Muharib dan Tha'laba (yaitu hari pertempuran Dhat Al-Riqa').
Shahih
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus aku, Az-Zubair dan Al-Miqdad, lalu beliau bersabda: 'Berangkatlah hingga kalian sampai di Rawdat Khakh, karena di sana ada seorang wanita yang membawa sebuah surat, maka
Shahih
Jabir menambahkan, "Kami bersama Nabi ﷺ di Nakhl dan beliau melaksanakan shalat khauf." Abu Huraira berkata, "Saya melaksanakan shalat khauf bersama Nabi ﷺ pada Ghazwa (yakni perang) Najd." Abu Huraira datang kepada Nabi
Shahih
Allahu-Akbar! Khaibar hancur, karena setiap kali kami mendekati suatu bangsa (untuk berperang) maka buruklah pagi bagi mereka yang telah diperingatkan.
Shahih
Dari Al-Bara: Kami ikut serta dalam sebuah Ghazwa bersama Nabi (sama seperti Hadits No. 533).
Shahih
Suwaid bin An-Nu'man berkata: 'Ia keluar bersama Nabi ﷺ pada tahun Khaibar, hingga ketika mereka berada di As-Sahba', bagian bawah Khaibar. Mereka melaksanakan shalat Ashar di sana, dan Nabi meminta makanan. Tidak ada ya
Shahih
Allahu-Akbar! Khaibar telah hancur, karena apabila kami mendatangi suatu kaum, maka buruklah pagi bagi mereka yang telah diperingatkan.
Shahih
Dari Al-Bara' dan Ibn Abi Aufa: Pada hari Khaibar ketika panci masak sudah diletakkan di atas api, Nabi ﷺ bersabda, "Balikkan panci masak itu."
Shahih
Dari Al-Bara' dan Ibn Abi Aufa: Pada hari Khaibar ketika panci masak sudah diletakkan di atas api, Nabi ﷺ bersabda, "Balikkan panci masak itu."
Shahih
Pada hari Khaibar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membagi (harta rampasan perang Khaibar) dengan perbandingan dua bagian untuk kuda dan satu bagian untuk prajurit infanteri.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Anas berkata: "Rasulullah ﷺ shalat Fajr pada hari Khaibar saat masih gelap, ketika beliau dekat dengan musuh. Kemudian beliau menyerang mereka dan berkata: 'Allahu Akbar! Khaibar hancur!' Dua kali. 'Ke
Shahih
Allahu Akbar, Khaibar hancur, karena ketika kami mendekati suatu bangsa (musuh untuk berperang) maka buruklah pagi bagi orang-orang yang diperingatkan.
Shahih
Rasulullah ﷺ berkata tentang salah satu dari mereka yang bersama beliau dan yang mengaku sebagai seorang Muslim: "Orang ini adalah dari penghuni Neraka." Ketika perang dimulai, orang itu berjuang dengan sangat keras dan
Shahih
Pada hari Khaibar, Rasulullah ﷺ melarang makan bawang putih dan daging keledai.
Shahih
Rasulullah ﷺ berkata kepada Abu Talha (semoga Allah meridhoi dia): Carilah untukku seorang pelayan dari antara anak-anakmu untuk melayaniku.
Hasan oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ bersabda: Mungkin Allah, dan Allah melihat kepada peserta perang Badar (dengan rahmat) dan berkata: Lakukan apa yang kamu inginkan; Aku telah mengampuni kalian.
Hasan oleh Al-Albani
Kami pergi berperang bersama Abu Bakr (semoga Allah meridhoinya) pada masa Nabi ﷺ dan teriakan perang kami adalah 'Amit Amit'.