Shahih
Bab Perintah untuk Memudahkan dan Meninggalkan Pemberatan
ketika Rasulullah ﷺ mengutus salah satu dari sahabatnya dalam suatu urusan, beliau bersabda: "Beri kabar gembira dan jangan menakut-nakuti, permudahlah dan jangan mempersulit."
20 hadits yang mengajarkan kita untuk selalu memudahkan urusan orang lain.
Shahih
ketika Rasulullah ﷺ mengutus salah satu dari sahabatnya dalam suatu urusan, beliau bersabda: "Beri kabar gembira dan jangan menakut-nakuti, permudahlah dan jangan mempersulit."
Shahih
Permudahlah bagi orang-orang dan janganlah menyulitkan mereka.
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang memudahkan (urusan) orang yang kesulitan, Allah akan memudahkan (urusan)nya di dunia dan di akhirat.
Shahih
Aisyah, istri Rasulullah ﷺ, berkata bahwa setiap kali beliau harus memilih antara dua hal, beliau mengambil yang lebih mudah, selama itu bukan dosa, tetapi jika itu adalah dosa, beliau adalah orang yang paling jauh dari
Shahih oleh Darussalam
Semoga Allah merahmati seorang hamba yang bersikap lembut ketika ia menjual, lembut ketika ia membeli, dan lembut ketika ia meminta pembayaran.
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidak ada seorang pun yang akan membebani dirinya dalam agama, kecuali agama itu akan mengalahkannya. Maka carilah yang sesuai, dan dekati sekuat mungkin, dan terimalah kabar gembira (ba
Shahih
Biarkan dia, karena pemilik hak berhak untuk berbicara.
Shahih
Lebih baik bagi salah seorang di antara kalian untuk mengumpulkan seikat kayu dan membawanya di punggungnya daripada meminta kepada seseorang yang mungkin memberinya atau mungkin tidak.
Shahih
Lebih baik bagi salah seorang di antara kalian mengambil tali dan memotong kayu serta membawanya daripada meminta kepada orang lain.
Shahih
Lebih baik kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya daripada meninggalkan mereka dalam keadaan miskin, meminta-minta kepada orang lain.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Said bin 'Ufair, ia berkata: Al-Layth berkata kepada saya: Uqail menceritakan kepada saya dari Ibn Shihab, ia berkata: Malik bin Aws bin Al-Hadathan menyebutkan kepada saya sebuah kisah dar
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Musa Al-Ash'ari: "Aku pergi bersama Nabi ﷺ dan beliau masuk ke dalam sebuah kebun milik Ansar, dan beliau memenuhi kebutuhannya. Beliau berkata kepadaku: 'Wahai Abu Musa! Jaga pintu untukku, dan jangan biarkan s
Shahih
Ajaibnya urusan seorang mukmin, sesungguhnya segala urusannya adalah baik dan itu tidak berlaku kecuali bagi seorang mukmin.
Shahih
Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bersikap lembut ketika menjual, ketika membeli, dan ketika menagih.
Shahih
Anda tidak ada hubungannya dengan itu (unta) karena ia memiliki makanan dan wadah air bersamanya hingga ia bertemu pemiliknya.
Shahih oleh Al-Albani
Barangsiapa yang mengembalikan barang dagangan kepada seorang Muslim, Allah akan menghapuskan kesalahannya pada hari kiamat.
Shahih
Lebih baik kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya daripada meninggalkan mereka dalam keadaan miskin, meminta-minta kepada orang lain.
Hasan oleh Darussalam
Di antara urusan-Nya adalah mengampuni dosa, melepaskan kesulitan, mengangkat derajat suatu kaum, dan merendahkan yang lainnya.
Allah, Yang Maha Perkasa dan Agung, memasukkan ke dalam surga seorang lelaki yang mudah dalam membeli dan menjual, dalam melunasi utang dan meminta pelunasan.
Hasan oleh Darussalam
Seorang pria adalah orang yang mudah bergaul ketika membeli dan menjual, dan ketika membayar utangnya dan meminta apa yang menjadi haknya, maka dia akan masuk surga.